Sosial
Sumber Seropan Meluap, PDAM Tirta Handayani Hentikan Sementara Layanan di 4 Kapanewon
Karangmojo, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berbagai dampak ditimbulkan dari turunnya hujan deras yang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tak hanya bencana longsor maupun banjir saja di puluhan titik di Gunungkidul, namun juga berdampak pada layanan air bersih PDAM Tirta Handayani. Atas berbagai pertimbangan, PDAM Tirta Handayani memutuskan untuk menghentikan sementara layanan di empat Kapanewon. Hal ini dikarenakan sungai bawah tanah di Seropan yang menjadi sumber air bagi PDAM Tirta Handayani meluap sehingga menyebabkan air keruh.
Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunungkidul, Toto Sugiharta, menuturkan, pihaknya untuk sementara menghentikan layanan air bersih di kapanewon-kapanewon yang selama ini bersumber dari sungai bawah tanah Seropan. Penghentian tersebut tak terlepas dari turunnya hujan beberapa hari ini yang mengakibatkan sumber air menjadi keruh dan dianggap tidak layak untuk digunakan oleh masyarakat.
“Kemarin saat kekeruhan tinggi ada gangguan produksi dan distribusi, terutama di outlet Seropan dan Baron,” ungkap Toto, Jumat (12/11/2021) siang.
Pengumuman perihal gangguan pelayanan sendiri telah disampaikan melalui kanal resmi di media sosial PDAM Tirta Handayani. Adapun layanan air yang sementara dihentikan adalah di Kapanewon Semanu, Kapanewon Karangmojo, Kapanewon Ponjong, dan Kapanewon Semin. Toto menjelaskan, Sumber Seropan sendiri saat ini melayani sekitar 14.000 pelanggan di empat Kapanewon tersebut. Pihaknya hingga saat ini sedang berupaya agar pelayanan air PDAM dapat segera aktif kembali. Pihaknya sudah mencoba mengoperasikan Water Treatmen Plan (WTP) di sumber Seropan untuk mengolah air agar dapat didistribusikan secara layak kepada pelanggan.
“Kemarin kita coba dengan mengoperasikan WTP di Seropan dengan kapasitas 60 lps dan hari ini ada pekerjaan modifikasi pipa distribusi untuk memisah air hasil olahan,” sambung Toto.
“Targetnya pada Jumat sore ini bisa selesai dan gangguan distribusi bisa kita kurangi,” ucapnya.
Salah seorang pelanggan PDAM Tirta Handayani asal Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo, Surtilah, menyampaikan, adanya penghentian layanan ini cukup mengganggu pemenuhan kebutuhan airnya. Selama ini, ia memang menggantungkan kebutuhan airnya kepada layanan PDAM Tirta Handayani. Dengan adanya gangguan pendistribusian air dari PDAM ini tentunya sangat berpengaruh pada aktivitasnya di rumah. Ia mengaku sebelumnya belum sempat memenuhi bak tampungan air di rumahnya. Sehingga otomatis saat ini persediaan air di rumahnya semakin berkurang. Ia berharap agar layanan distribusi air dari PDAM segera dapat aktif kembali agar aktivitas di rumahnya tidak terganggu.
“Belum sempat memenuhi bak tampungan air karena memang pengumumannya mendadak, ini sekarang irit pakai airnya. Semoga saja cepat dibenahi,” harap Surtilah.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
