Peristiwa
Ambil Bola di Kolong, Bocah 5 Tahun Tewas Terlindas Bus
Tanjungsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Rahman Pradipta Alfarezi (5) warga Padukuhan Melikan, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari meninggal dunia mengenaskan usai terlindas ban Bus Pariwisata di kompleks parkiran Pantai Drini, pada Sabtu (01/10/2022) tadi. Korban sendiri diketahui sebelumnya tengah bermain bola di kawasan parkiran sebelum insiden terjadi.
Tak pelak, suasana di salah satu kawasan wisata paling sibuk di Gunungkidul ini berubah menjadi penuh isak tangis. Jeritan maupun tangisan dari orang tua korban serta kerabat terdengar memilukan. Korban sendiri langsung dibawa ke RSUD Wonosari.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Wawan Anggoro mengungkapkan, pagi tadi bus Shoma nopol AD 1411 CU yang dikemudikan oleh Dedi Kurniawan (42) warga Siswodipuran, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah hendak memarkirkan kendaraan ini. Di saat yang bersamaan terdapat 2 orang anak-anak salah satunya adalah Rahman Pradipta Alfarezi yang tengah bermain bola di sekitaran lokasi parkiran tersebut.
Pada saat asyik bermain, bola yang digunakan justru menggelinding ke arah bus tepatnya di bawah bus bagian depan. Rahman Pradipta Alfarezi bermaksud mengambil bola tersebut. Namun apesnya, pada saat bocah ini sedang berada di kolong, bus tersebut tiba-tiba berjalan. Pengemudi maupun kernet sendiri tak menyadari keberadaan Rahman.
Akhirnya, insiden memilukan pun terjadi. Tak hanya tertabrak, tubuh mungil bocah yang akan genap usia 6 tahun di bulan Desember ini juga terlindas ban kendaraan. Sontak kejadian ini membuat banyak orang langsung berteriak histeris. Pengemudi sendiri langsung mengerem kendaraannya ketika mendengar teriakan histeris warga. Namun upaya tersebut terlambat. Rahman yang bersimbah darah dengan luka berat pada bagian kepala langsung tak sadarkan diri.

“Iyaa (terlindas) ban depan kanan,” ucap Kapolsek Tanjungsari, AKP Wawan Anggoro.
Tubuh korban mengalami luka yang sangat serius. Saat dicek, sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan pada tubuh bocah malang ini. Ia pun kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Tim SAR dan pihak kepolisian kemudian mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke RSUD Wonosari agar mendapatkan penanganan karena korban sudah dalam meninggal dunia.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ucapnya.
Sementara itu, bus diamankan oleh petugas kepolisian. Dari unit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul juga telah melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
