Pemerintahan
Pemkab Gunungkidul Gelontor Anggaran Rp 35 Juta Per Kalurahan Untuk Program Gotong Royong
Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk realisasi program gotong royong atau program pembangunan infrastruktur sebagai upaya mitigasi bencana. Anggaran tersebut dibagikan ke setiap kalurahan dengan nominal yang sama yakni Rp 35 juta per kalurahan.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, program gotong royong yang dibiayai oleh Pemkab Gunungkidul dengan stimulan ke masyarakat sebesad Rp 35 juta ini merupakan pembangunan infrastruktur ini dalam rangka mitigasi bencana. Anggaran tersebut digunakan yang pembangunan drainase, talud, cor rabat, perbaikan luweng dan lain sebagainya.
“144 kalurahan semua dapat dan masing-masing mendapatkan Rp 35 juta peruntukannya adalah untuk membangun infrastruktur,” ucap Rakhmadian Wijayanto.
Anggaran sebesar Rp 35 juta ini diberikan dalam bentuk material seperti batu, pasit dan bahan bangunan lain. Kemudian masyarakan sekitar menambah dengan material dan tenaga swadaya lainnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, alur realisasi program ini adalah setiap kalurahan telah mengusulkan titik mana yang akan mrndapat pembangunan gotong royong. Kemudian tim DPUPRKP bersama kapanewon melakukan verifikasi lapangan dan verifikasi pekerjaan.
Jika memang dirasa memenuhi syarat dan prioritas pembangunan sebagai upaya mitigasi maka kemudian akan dari Kapanewon bisa langsung melakukan proses pengadaan barang dan jasa. Setelah itu baru realisasi di setiap lokasi.
“Saat ini sudah ada 60 an kalurahan yang terverifikasi dan mulai realisasi pembangunan. Masih ada lebih dari 80 kalurahan yang belum terverifikasi,” jelas dia.
“Untuk pengerjaan tergantung masyarakatnya dan jenisnya ya, ada yang 1 bulan bahkan lebih. Untuk talud antisipasi longsor, perbaikan luweng dan drainase untuk mencegah banjir nanti di musim penghujan. Pengerjaan sekarang karena ini sudah mulaj masuk kemarau jadi intensitas hujan kan sudah berkurang,” tandas Rakhmadian.
Seperti halnya di kalurahan Semugih. Terdapat 2 titik lokasi pelaksanaan program gotong royong diantaranya titik pertama berada di Dusun Bendorubuh untuk pembangunan talud akses menuju masjid dan sarana pendidikan. Sementara titik kedua terletak di Dusun Baran Wetan yang difokuskan pada pembangunan saluran air.
Selama beberapa hari program gotong royong terealisasi, Bupati Gunungkidul beserta jajarannya aktif melakukan pemantauan di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memberi dukungan pada masyarakat yang dengan suka rela turut andil membangun infrastruktur di wilayahnya dan sebagai pengecekan jalannga program tesebut.
“Pembangunan Kabupaten Gunungkidul harus dimulai dari level dusun. Masyarakat dusun merupakan penggerak utama sektor pertanian dan ekonomi lokal,” ucap Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
