Uncategorized
Di Tengah Krisis Air, Gunungkidul Jadi Lokasi Peresmian 3.000 Titik Air Bersih
Nglipar, (pidjar.com)- Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang tengah menghadapi ancaman kekeringan, menjadi salah satu lokasi pusat peresmian serentak 3.000 titik air bersih oleh Presiden RI. Peresmian tersebut dipusatkan di Kalurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Kamis (15/8/2026) kemarin.
Gunungkidul selama ini menjadi salah satu daerah di DIY yang rutin menghadapi persoalan kekurangan air saat musim kemarau. Sejumlah wilayah bahkan harus mengandalkan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
Karena itu, pembangunan sarana air bersih menjadi penting bagi masyarakat di wilayah yang rawan kekeringan. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi mampu menyediakan akses air yang dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang.
Peresmian 3.000 titik air bersih tersebut dilakukan secara serentak bersama 2.500 Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia. Kedungkeris menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan kegiatan yang terhubung secara virtual dengan sejumlah daerah lainnya.
Rangkaian peresmian ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, hingga penekanan tombol sirine secara simbolis. Presiden RI bersama rombongan juga meninjau fasilitas yang telah dibangun, termasuk sarana penampungan dan distribusi air bersih di lokasi.

Komandan Kodim (Dandim) 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan mengatakan pembangunan fasilitas air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Kehadiran fasilitas Jembatan Garuda dan jaringan air bersih ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta komitmen pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat hingga ke pelosok desa,” kata Alfian.
Dia mengatakan keberadaan fasilitas tersebut perlu dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan. Kodim 0730/Gunungkidul, lanjutnya, siap mengawal dan merawat aset infrastruktur tersebut bersama warga.
Selain fasilitas air bersih, pembangunan Jembatan Garuda juga menjadi bagian dari program yang diresmikan. Infrastruktur itu ditujukan untuk membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit terhubung.
Kehadiran jembatan diharapkan memperlancar mobilitas warga antardesa, termasuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
Warga Kedungkeris pun antusias menyaksikan peresmian yang berlangsung di wilayah mereka. Tokoh masyarakat, pamong kalurahan, serta jajaran pemerintah setempat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Pembangunan sarana air bersih menjadi sangat strategis bagi Gunungkidul mengingat ancaman kekeringan yang berulang setiap tahun. Dengan adanya fasilitas baru tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses air yang lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun. Sebab, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga keberlanjutan pengelolaan dan pemanfaatannya di tingkat masyarakat.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
