Connect with us

Uncategorized

Komarudin Watubun Gembleng Semangat Juang Kader PDI Perjuangan Kota Yogyakarta

Diterbitkan

pada

Jogja, (pidjar.com) — Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun mengajak seluruh kader partai untuk terus bergerak dan berjuang. Terlebih saat ini kondisi negara yang sedang tak baik-baik saja dan terusik keadilannya.

“Dengan kondisi seperti saat ini dan memang gen PDI Perjuangan ini kan gen petarung, jadi pasukan satgas itu sudah tidak merasakan nyaman kalau kita seperti tidak berdaya,” katanya usai Penggemblengan Kader DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, di Hotel Rich, Sabtu (20/7/2024).

Komarudin menyebut, penggemblengan kader ini juga dalam rangka mempersiapkan Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada November mendatang. Sebab cita-cita bangsa memiliki pemimpin yang adil itu harus diwujudkan.

Berita Lainnya  Potensi Gempa dan Tsunami di Pantai Selatan DIY, BPBD Lakukan Ekspedisi Destana

“Cita-cita bangsa ini itu keadilan harus dirasakan olrh semua orang. Jadi sepanjang kau tidak merasakan keadilan silahkan kau berjuang. Bila perlu kau lawan,” ujarnya.

Ditegaskan Komarudin, landasan gerak perjuangan nilai dan ajaran Bung Karno penting menjadi pedoman. Utamanya saat masih ada ketidakadilan terjadi di Republik Indonesia. Karenanya, melalui penggemblengan ini, menjadi awal rangkaian peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 yang akan digelar di berbagai kota di Indonesia.

“Penggemblengan ini menjadi awal rangkaian peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 yang akan digelar di berbagai kota di Indonesia. Banteng tidak pernah menyerah untuk berjuang, selama keadilan belum merata, kelak pasti akan petik hasilnya, jangan berhenti. Ke dalam boleh kritik, ada yang berjuang tulus ikhlas, minum air dari tanah Indonesia. Perjuangan pendahulu wajib dilanjutkan,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Bupati Pantau Langsung Kondisi Pariwisata Gunungkidul saat Lepas Dinas, Ini yang Jadi Catatan

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Eko Suwanto menambahkan, di momen Peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 memberikan tiga catatan penting dalam sejarah demokrasi Indonesia.

Pertama, sosok Ketua Umum Megawati Soekarnoputri adalah tokoh hebat dalam perjuangan melawan pemerintah otoriter Orde Baru, sehingga Presiden Soeharto akhirnya tumbang.

Kedua, kerelaan perjuangan para pendiri partai, ada yang dipenjara, disakiti bahkan ada yang meninggal, kantor partai diserang pada 27 Juli 1996 dan hari ini kita bersyukur kepada Allah SWT, PDI Perjuangan berdiri kokoh dan akan ada sepanjang masa Republik Indonesia.

“Ketiga, peringatan 27 Juli 1996 mengingatkan kepada semua untuk berani menegakkan etika, berani menegakkan hukum, berani tegakkan demokrasi bukan untuk kepentingan pribadi atau keluarga,” jelasnya.

Berita Lainnya  Resmi ! Mulai Hari Ini TPR Utama Baron Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai 

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi juga mengingatkan, kader harus selalu menjaga nilai demokrasi. PDI Perjuangan sebagai partai besar telah mendapatkan kepercayaan rakyat dan menang di legislatif. Menjelang pilkada serentak 2024, seluruh kader diajak untuk memenangkan calon yang akan diajukan dan direkomendasikan oleh DPP PDI Perjuangan.

“Beda pendapat boleh, tapi ketika Ketua Umum Ibu Megawati sudah menentukan sikap, maka kita harus memenangkan siapapun calon kepala daerah yang menerima rekomendasi. Siap ya?” tegas Nuryadi dihadapan 1500 kadernya.(Ken)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata3 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler