Uncategorized
Sudah Bayar Namun Sertifikat 10 Tahun tak Kunjung Terbut, Warga Laporkan Pamong Monggol ke Polisi
Saptosari ,(pidjar.com)— Polemik sertifikat tanah program PTSL di Kalurahan Monggol, Kapanewon Saptosari akhirnya memasuki babak hukum. Sejumlah warga habis kesabaran setelah sertifikatnya tak kunjung jadi meski telahbmembayar sekitar Rp600 ribu sejak 2017. Hampir 10 tahun menunggu, warga memilih melapor ke polisi.
Ngadino, warga Monggol, mengatakan, persoalan tersebut dilaporkan ke Polres Gunungkidul pada Kamis (6/8/2026). Menurutnya, laporan dilakukan karena warga merasa belum mendapatkan kejelasan setelah menunggu hampir satu dekade.
“Kami melaporkan persoalan ini karena proses PTSL sejak 2017 sampai sekarang belum ada kejelasan. Kami sudah membayar, tetapi sertifikat yang dijanjikan belum kami terima,” kata Ngadino.
Ngadino mengatakan pihak yang dilaporkan berkaitan dengan oknum perangkat Kalurahan Monggol. Ia berharap polisi tidak hanya memeriksa laporan, tetapi mengusut secara menyeluruh proses PTSL tersebut.
“Kami berharap laporan ini segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Kalau memang ada kesalahan atau pelanggaran, harus ada pertanggungjawaban,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum menelusuri penggunaan uang yang telah dibayarkan warga serta memastikan alasan sertifikat belum juga terbit.
Ngadino menambahkan, warga kini berharap proses hukum memberikan kepastian. Mereka tidak ingin persoalan tersebut terus berlarut tanpa kejelasan.
“Kami hanya meminta kepastian. Uang sudah dibayarkan dan sudah bertahun-tahun menunggu. Kalau memang ada persoalan, kami berharap semuanya dibuka secara terang,” katanya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gunungkidul AKP Tri Hartanto, Jumat (14/8/2026), mengatakan proses penanganan laporan masih berjalan pada tahap penyelidikan.
“Kami sudah memanggil sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Tri Hartanto.
Menurut Tri, keterangan para saksi menjadi bagian penting untuk mengetahui duduk persoalan program PTSL tersebut, termasuk proses yang telah berjalan sejak 2017.
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized1 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
