Uncategorized
Sempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
Wonosari,(pidjar.com)— Seorang pria, Rizky Adha (30), ditemukan meninggal dunia secara mendadak di sebuah rumah di Padukuhan Besari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Jumat (25/9/2026).
Kapolsek Wonosari Kompol Tri Wibawa mengatakan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.30 WIB setelah dua saksi masuk ke ruang tengah dan mendapati korban dalam posisi tidur terlentang.
“Saksi 3 dan saksi 4 masuk ke TKP dan mendapati korban dalam keadaan tidur terlentang. Namun, korban sudah tidak mengeluarkan suara dengkuran,” kata Tri Wibawa.
Menurutnya, kedua saksi kemudian berusaha membangunkan korban. Namun korban tidak memberikan respons dan diketahui sudah tidak bernapas.
“Setelah dicek bersama, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat dusun dan diteruskan kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

Tri Wibawa mengungkapkan, korban sebelumnya datang ke rumah salah satu temannya pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban sempat berbincang dengan penghuni rumah hingga sekitar pukul 00.00 WIB.
“Korban kemudian mengatakan akan memasak mi untuk makan malam. Tetapi tidak jadi karena korban mengatakan sudah capek dan ingin istirahat,” ungkapnya.
Korban selanjutnya tidur di ruang tengah, dekat tangga menuju lantai dua. Sementara pemilik rumah naik ke kamar untuk beristirahat.
“Pada sekitar pukul 03.00 WIB, saksi yang hendak mengeluarkan sepeda motor masih mendengar suara dengkuran korban,” ujar Tri Wibawa.
Namun, ketika diperiksa kembali pada pagi harinya, korban sudah ditemukan tidak bernyawa.
Polisi bersama petugas medis kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi. Berdasarkan pemeriksaan dokter Puskesmas Wonosari 1, korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari delapan jam sebelum pemeriksaan.
“Pada tubuh korban ditemukan lebam mayat di kedua tangan dan punggung. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik, baik akibat benda tajam maupun benda tumpul,” terang Tri Wibawa.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap dan berselimut sarung. Earphone juga masih terpasang di telinganya.
Dari pemeriksaan di lokasi, polisi juga tidak menemukan obat-obatan maupun barang konsumsi yang diduga berkaitan dengan penyebab kematian korban.
“Untuk sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban,” tegasnya.
Pihak keluarga, lanjut Tri Wibawa, menyampaikan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit. Setelah mengetahui kondisi korban, keluarga menerima kejadian tersebut dan tidak meminta pemeriksaan medis lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
“Atas permintaan pihak keluarga, korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan,” pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized1 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
