Connect with us

Uncategorized

Muncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul menggandeng tim peneliti dari Universitas Diponegoro untuk melakukan penelitian terkait fenomena sinkhole atau amblesan tanah yang terjadi di alas Jomblang, Tileng, Kapanewon Girisubo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanah dan struktur geologi di lahan pertanian tersebut serta untuk menyusun langkah-langkah yang harus dilakukan kedepannya.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan, Kamis (30/4/2026) ladang Jomblang, Padukuhan Banagung, Kalurahan Tileng, Kapanewon Girisubo amblas sedalam 5 meter dengan panjang kurang lebih 10 meter. Pada lokasi tersebut muncul beberapa titik amblesan baru.

Dengan kondisi tersebut, BPBD Gunungkidul berkolaborasi dengan UNDIP untuk melakukan penelitian. Dalam penelitian tersebut, tim menggunakan teknologi Ground Penetrating Radar (GPR) guna memetakan kondisi bawah permukaan tanah secara lebih detail.

Berita Lainnya  Marak Kasus Kekerasan di Lembaga Pendidikan Berasrama, Menteri PPPA Dorong Perempuan Lebih Berani Speak Up

Melalui alat tersebut, struktur geologi di area terdampak dapat terdeteksi, termasuk potensi rongga bawah tanah maupun zona yang berisiko mengalami amblesan lanjutan.

“Kemarin tim sudah melakukan survei pemetaan di lokasi untuk melihat potensi di titik tersebut bagaimana,” terang Nanang Irawanto.

Selain melakukan pemetaan bawah tanah, tim peneliti juga melakukan observasi lapangan serta pengumpulan data geologi untuk mengetahui faktor pemicu terbentuknya sinkhole di kawasan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran utuh mengenai tingkat kerawanan wilayah, sehingga upaya penanganan dan pencegahan kejadian serupa dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Hasil survei pemetaan dan penelitian ini nantinya akan menjadi bahan acuan bagi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam menentukan langkah strategis penanganan lanjutan, baik dari aspek mitigasi kebencanaan, perlindungan masyarakat, maupun penataan kawasan.

Berita Lainnya  Belajar Membuat Eco Enzyme, Cairan Seribu Manfaat dari Fermentasi Sampah Dapur

“Tim akan mengolah data hasil survey kemarin, mungkin 1 minggu sampai 2 minggu kedepan hasilnya keluar. Baru langkah-langkah strategis akan diambil sesuai rekomendasi Tim laboratorium geofisika,” jelasnya.

Disinggung mengenai kondisi amblesan tanah yang terjadi beberapa waktu, ia mengatakan jika untuk saat ini memang tidak semakin meluas. Namun demikian, di lahan tersebut terjadi beberapa titik amblesan lagi.

“Untuk saat ini kami pasangi garis polisi agar warga tidak mendekat,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, pada lokasi tersebut memang sering ditemukan sinkhole. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, bekas amblasan di beberapa tahun lalu masih nampak ditambah dengan kejadian pada akhir April lalu dan ada kejadian baru lagi.

Berita Lainnya  Ada Pertimbangan Khusus, Beberapa Desa Pilih Tidak Laksanakan Program Setengah Miliar Masker

“Penelitian dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana kondisi tanah, strukturnya dan potensi di titik tersebut,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler