Connect with us

Pemerintahan

Kekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Musim kemarau yang melanda Kabupaten Gunungkidul terus memberikan dampak terhadap ketersediaan air bersih masyarakat. Hingga akhir September 2026, jumlah warga yang terdampak kekeringan tercatat mencapai 92.055 jiwa atau 28.032 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 70 kalurahan, 351 padukuhan dan 792 RT.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Winarta mengatakan jumlah warga terdampak kekeringan mengalami peningkatan dibandingkan pendataan sebelumnya pada September 2026 yang mencatat sekitar 91.436 jiwa atau 27.805 KK terdampak kekeringan. Kemudian pada akhir September ini tercatat 92.055 jiwa yang terdampak.

“Belakangan ini dampak kekeringan semakin meluas,” kata Edy.

Ia menjelaskan sejumlah wilayah tercatat mengalami dampak cukup besar diantaranya kapanewon Tepus menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terdampak terbanyak, yakni mencapai 24.879 jiwa atau 7.421 KK.

Berita Lainnya  Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan Permakanan Untuk Lansia Terlantar

Disusul Panggang sebanyak 13.891 jiwa atau 3.401 KK, Purwosari 8.938 jiwa atau 3.098 KK, Girisubo 8.764 jiwa atau 2.073 KK, Nglipar 6.367 jiwa atau 3.029 KK, serta Patuk sebanyak 5.340 jiwa atau 1.736 KK.

Menurut Edy, dampak kemarau masih terus meluas seiring semakin menurunnya ketersediaan sumber air di berbagai wilayah. Sejumlah telaga, sumur maupun sumber air yang selama ini digunakan masyarakat mulai mengalami penurunan debit. Bahkan, beberapa sumber air dilaporkan telah mengering sehingga warga harus mencari sumber air lain yang lokasinya lebih jauh.

“Sumber-sumber air di Gunungkidul semakin mengering,” tandasnya.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah bersama berbagai pihak terus melakukan penanganan melalui pendistribusian atau droping air bersih ke wilayah terdampak. Berdasarkan rekap BPBD Gunungkidul hingga 29 September 2026, droping air melalui anggaran BTT tercatat sebanyak 140 rit dengan volume 676.000 liter.

Berita Lainnya  Akan Kembali Dioperasikan, BLK Prioritaskan Korban PHK

Sementara itu, penyaluran air melalui anggaran BTT melalui pihak ketiga hingga 30 September 2026 mencapai 444 rit dengan volume 2.220.000 liter. Penyaluran dilakukan ke sejumlah kapanewon yang mengalami krisis air, di antaranya Gedangsari, Ngawen, Paliyan, Panggang, Patuk, Ponjong, Purwosari, Rongkop, Saptosari, Semin dan Wonosari.

“Ada dua kapanewon yang sementara sampai dengan sekarang tidak mengajukan droping yakni kapanewon Semanu dan Playen,” imbuh dia.

Ia menambahkan bantuan air tersebut menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk keperluan minum, memasak dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Pemerintah melalui BPBD bersama kapanewon, kalurahan maupun pihak lainnya pun terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air dan kebutuhan masyarakat. Penyaluran air diprioritaskan bagi wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berita Lainnya  Waspada, 2 Bulan Terakhir Kasus DBD di Gunungkidul Tembus 280 Penderita, 2 Meninggal Dunia

“Pihak lain baik kelompok, individu atau perusahaan banyak yang menyalurkan bantuan. Kami meminta agar dilakukan koordinasi dengan BPBD saat hendak menyalurkan bantuan, harapannya agar bantuan dapat diberikan ke titik yang memang benar-benar membutuhkan dan dapat merata,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler