Sosial
Mulai Sering Digunakan Nongkrong Kawula Muda, Jalan Anyar Gading-Ngalang Rawan Jadi Ajang Balap Liar
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan jalan baru yang mengubungkan Desa Gading, Kecamatan Playen dengan Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari dikhawatirkan memicu munculnya dampak negatif. Salah satunya adalah potensi maraknya balap liar di lokasi tersebut. Jalur yang mulus serta arus lalu lintas yang masih sepi menjadi penyebab besarnya potensi terjadinya balap liar ini. Mengantisipasi munculnya fenomena yang meresahkan, anggota kepolisian melakukan pantauan khusus di Jalan Gading-Ngalang.
Berdasarkan pantauan pidjar-com-525357.hostingersite.com, aktifitas balap liar di jalanan Gunungkidul dalam beberapa tahun terakhir ini telah mengalami penurunan. Sejumlah jalan yang biasanya digunakan untuk aksi nakal seperti di JJLS Planjan-Monggol, tepatnya di Padukuhan Baros, Desa Monggol kini telah sepi dari aktifitas ini. Gencarnya operasi yang digelar aparat kepolisian membuat para pelaku serta penggemar balap liar tak bisa leluasan melakukan aksinya itu.
Selain itu, jalan Baron yang dulunya selalu ramai digunakan balap liar kini juga terpantau aman dari tindakan tersebut. Begitu halnya dengan jalan di Gombang, Ponjong, serta beberapa lokasi lain seperti di Getas, Kecamatan Playen dan kawasan hutan Sodong.
Meskipun begitu, pihak kepolisian terus intensif melakukan pantauan untuk mengantisipasi terjadinya aksi balap liar. Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan, Jalan Gading-Ngalang saat ini masuk dalam pantauan pihaknya. Sebab, di lokasi tersebut dapat memicu adanya aksi balap liar lantaran kondisi jalan yang mulus serta sepi arus lalu lintas.
“Jalan Nguwot, penghubung Gading-Ngalang itu masuk dalam jalan yang rawan digunakan balap liar,” kata Mega kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu (28/11/2018) malam.
Selain balap liar, di jalan tersebut juga dapat berubah menjadi lokasi rawan kecelakaan. Sebab, kondisi jalan yang lurus, kadang kala dapat membuat pengguna jalan terlena dan memilih memacu kencang kendaraanya.
“Kita lakukan pantauan khusus sebagai langkah antisipasi,” beber dia.

Senada dengan Kasatlantas, Kapolsek Playen, AKP Yusuf Tianotak menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pantauan secara intensif di jalan tersebut. Pasalnya, hampir setiap hari jalan baru itu menjadi pusat berkumpulnya warga.
Meskipun aktifitas yang mereka lakukan hanya sekedar berkumpul dan berfoto. Namun menurut Yusuf tanpa adanya pengawasan, lama kelamaan bisa memicu munculnya hal yang tak diinginkan.
“Patroli di jalan itu (Gading-Ngalang) terus kita galakkan, diikuti juga dengan menyambangi para remaja yang sedang nongkrong serta memberikan pengertian agar tidak melakukan balapan liar karena berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain,” kata Yusuf.
Ia mengatakan, himbauan akan terus dilakukan setiap saat untuk upaya pencegahan. Namun jika nantinya ada tindakan yang bertentangan dengan hukum di lokasi tersebut, Jusuf menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas.
“Sementara kita lakukan himbauan dulu, tetapi tidak menutup kemungkinan tindakan tegas akan kami lakukan,” terang dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
