Pariwisata
Pantai Gunungkidul Aman, Jangan Percaya Kabar Hoax Gelombang Tinggi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda disebut menjadi pemicu beredarnya berita hoax mengenai gelombang tinggi di kawasan pantai selatan Gunungkidul. Sehingga berdampak pada minimnya jumlah kunjungan wisatawan. Untuk itu, pemerintah menghimbau agar tidak mudah mempercayai kabar yang belum jelas kebenarannya tersebut.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan kepasa masyarakat untuk tidak mempercayai kabar hoax terkait gelombang tinggi. Pihaknya menyebut, untuk kawasan pantai selatan Gunungkidul sampai dengan beberapa hari kedepan masih sangat aman untuk di kunjungi.
“Kami melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk kita mencari informasi dari BMKG dan hasilnya dalam tiga hari kedepan gelombang laut masih aman. Jangan percaya kabar yang belum tentu benar,” terang Harry, Kamis (27/12/2018).
Harry mengatakan, jika masih ragu untuk berkunjung ke wilayah pantai, sebenarnya masih ada opsi bagi wisatawan untuk menikmati obyek wisata bebasis pemandangan alam. Utamnya kawasan wisata yang berada di wilayah utara Gunungkiul.
“Masih banyak tempat wisata kering yang tidak bermain dengan air, terutama di Gunungkidul bagian utara seperti Gunung Gentong, Gunung Gambar, Flying fox, Nglanggeran, Hutan Wonosadi,” terang dia.
Sementara itu, Ketua SAR Wilayah II, Marjono menyampaikan bawa beredarnya kabar kabur tersebut turut memicu keresahan masyarakat. Bahkan, pihaknya secara khusus melalui media sosial menangkal kabar kabur tersebut dengan himbauan berupa video kondisi pantai selatan.
“Jangan mudah percaya berita yang tersebar di media sosial, saat ini gelombang di pantai selatan landai dan sangat cocok untuk wisata, saat ini gelombang masih dibawah 8 feet,” katanya.
Tidak hanya gelombang yang bersahabat, menurutnya, angin dan juga cuaca juga sangat cocok untuk berwisata. Ia juga menyebut, dalam hitungan jawa, saat ini memasuki mongso pitu, artinya saat angin berhembus dari barat, dan juga hujan untuk saat ini hujan di daerah pantai selatan dalam intensitas kecil.
“Tadi cuaca mendung sehingga membuat sejuk, angin juga tidak terlalu kencang,” imbuhnya.
Mongso pitu adalah saat angin berhembus dari barat, dan juga hujan untuk saat ini hujan di daerah pantai selatan dalam intensitas kecil.
“Namun kami tetap menghimbau untuk tetap waspada dan mentaati rambu-rambu peringatan yang terpasang di sekitar pantai, kami selalu menyiapkan personil juga nantinya ada hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Sebagai mana diketahui, data dari pos retribusi Pantai Baron, kunjungan wisatawan pada Jumat (21/12/2018) sebanyak 1.400 orang, kemudian pada Sabtu (22/12/2018) sebanyak 4.300 orang. Selanjutnya pada Minggu (23/12/2018) sebanyak 8.100 orang, Senin (24/12/2018) sebanyak 4.400 dan pada Selasa (25/12/2018) sebanyak 3.400 orang.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
