Peristiwa
Ada Satu Warga Meninggal Positif Covid-19, Dinkes Lakukan Tracing di Girisubo
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan tracing ke wilayah Girisubo menuyusul adanya kasus positif covid-19 meninggal dunia. Sabtu (15/08/2020) ini, petugas melakukan pengambilan swab ke sejumlah orang karena melakukan kontak langsung dengan perempuan 48 tahun tersebut.
Panewu Girisubo, Agus Riyanto mengungkapkan, ada 10 orang warga yang sempat kontak langsung dengan orang yang terkonfirmasi covid 19 itu. Mereka kemudian diminta untuk melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jika hal buruk terjadi, sehingga tidak ada penyebaran virus ke mana-mana.
“Ada 10 warga yang kami minta untuk isolasi mandiri terlebih dahulu. Itu termasuk keluarga dan warga di lingkungan sekitar,” kata Agus Riyanto, Sabtu siang.
Disinggung mengenai riwayat sakit perempuan positif covid 19 dan meninggal itu, ia mengatakan yang bersangkutan memang sejak beberapa waktu lalu sudah keluar masuk rumah sakit. Beberapa kali di rawat di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Terakhir tanggal 4 Agustus 2020 kondisinya melemah, kemudian dari pihak keluarga membawa ke rumah sakit Bethesda untuk mendapatkan perawatan.
Kemudian setelah tanggal 4, yang bersangkutan kerap menjalani serangkaian penanganan dan pengobatan dari dokter. Namun kondisinya semakin menurun hingga akhirnya meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan dokter, yang bersangkuan juga terpapar covid-19.

“Sakit sudah lama, dia memang merupakan pasien rutin di rumah sakit karena sering drop seperti HB menurun dan keluhan lainnya,” jelasnya.
Selain meminta 10 warga melakukan isolasi mandiri, dari wilayah setempat kemudian mengambil tindakan. Sementara ini sampai adanya hasil pasti masyarakat menunda beberapa kegiatan yang sifatnya pengumpulan banyak orang.
“Tadi pak dukuh juga ada komunikasi dengan kami. Sementara kegiatan kegiatan ditunda terlebih dahulu dan tetap ditekankan mengenai jaga jarak, cuci tangan, penggunaan masker,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, Sabtu ini petugas akan mengambil swab warga yang sempat kontak dengn perempuan positif covid 19. Namun demikian, belum diketahui berapa banyak orang yang akan diambil swabnya.
“Kita belum tahu berapa banyak. Tapi mulai hari ini akan dilakukan swab,” paparnya.
Yang bersangkutan meninggal di rumah sakit setelah mendapatkan penanganan. Menurut Dewi, bedasarkan laporan yang ia terima memang ada penyakit penyerta yang diderita oleh pasien.
“Penyakit penyertanya apa kami belum dapat laporan dari rumah sakit,” imbuh dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
