Sosial
Terekam Kamera Handphonenya Sendiri, Detik-detik Pemancing Tergulung Ombak Wediombo
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setelah sempat dinyatakan hilang tergulung ombak Pantai Wediombo pada beberapa hari lalu, Subardi, warga Padukuhan Nglipar Lor, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar pada Jumat (14/08/2020) pagi tadi akhirnya ditemukan. Subardi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dalam operasi pencarian yang dilakukan oleh petugas gabungan SAR Gunungkidul di perairan Pantai Wediombo. Pasca berhasil dievakuasi, jenazah almarhum Subardi kemudian dibawa ke RSUD Wonosari guna dilakukan penanganan lanjutan.
Kakak Subari, Supriyono mengungkapkan, meski telah siap dengan segala kemungkinan, ia yang sejak awal mengikuti operasi pencarian cukup cukup shock dengan ditemukannya sang adik dalam kondisi meninggal dunia. Supriyono sendiri menyebut insiden yang menimpa adiknya ini memang cukup tragis. Hal ini lantaran, kronologi tersapunya sang adik oleh ombak Pantai Wediombo sempat terekam secara detail di kamera handphone Subardi.
“Adik saya sempat merekam prosesnya memancing,” papar Supriyono, Jumat siang.
Dikatakan Supriyono, pada Rabu pagi lalu, Subardi berniat hendak refreshing ke Pantai Wediombo bersama sang istri, Ikalia Pujirahayu dan sang buah hati, Wafi. Piknik ini menurutnya juga untuk mengucapkan syukur atas selesainya pembangunan rumah baru yang saat ini telah ditempati.
“Rumahnya baru saja jadi, Minggu kemarin, baru pindahan,” ucap Supriyono.

Subardi dikenal sebagai pribadi periang. Ia juga memiliki sebuah bengkel di dekat rumahnya. Ia pun belakangan ini juga diketahui memiliki akun youtube yang berisi pengalamannya saat memancing. Menurut Supriyono, adiknya memang memiliki hobi memancing di laut. Bahkan pada Februari 2020 lalu, adiknya sempat ikut festival memancing di Pantai Glagah Bantul.
“Akunnya saya tidak begitu tau namanya apa, makanya kemarin sempat bikin video itu pakai handphone, mungkin rencananya akan diunggah,” kata Supri.
Sebelum akhirnya tergulung ombak, korban diketahui meletakkan tripod di tepi pantai yang tak jauh dari anak dan istrinya duduk-duduk dan menikmati pemandangan pantai. Ia menyalakan kamera dengan harapan bisa merekam aksinya saat melempar umpan pancingnya.
Namun nahas, sesaat setelah melempar umpang dan mulai memancing di atas batu karang Pantai Wediombo, ombak yang cukup besar kemudian datang. Subardi yang tak menyadari kedatangan ombak besar ini tanpa ampun kemudian tergulung ombak dan terlempar ke bawah karang. Subardi lantas terseret ombak dan tak lagi terlihat pada rekaman video yang sempat diputar keluarga. Dalam rekaman ini, memang terlihat ombak yang datang sangat tinggi hingga beberapa meter dari permukaan bebatuan yang digunakan Subardi sebagai lokasi memancing. Adapun rekaman ini menjadi momen terakhir keluarga melihat Subardi dalam keadaan hidup.
“Keluarga kami cukup terpukul dengan kejadian ini. Istrinya pada Rabu malam lalu langsung dijemput keluarga, sedangkan saya dari Rabu siang ikut menunggu proses pencarian,” tutur Supri.
Sementara itu, Komandan SAR Gabungan, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan, proses pencarian dilakukan secara berturut-turut sejak kejadian hingga pagi tadi. Sebanyak 50 anggota SAR turun ke lokasi dalam operasi pencarian ini.
“Ditemukan satu kilometer dari lokasi kejadian, di bebatuan pinggir pantai tepat di lokasi turunnya ombak,” ucap Sunu.
Ia mengatakan, karena lokasinya yang bebatuan, akhirnya tim SAR berenang saat menjemput korban. Korban ditemukan pukul 07.10 WIB pagi tadi dengan kondisi baju dan celana yang sudah terlepas.
“Lokasi ditemukannya penuh bebatuan karang, akhirnya kami menunggu sampai agak ke tengah dan anggota berenang untuk membawa jenazah,” bebernya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
