Peristiwa
Akibat Layang-Layang Tersangkut, Jaringan Sutet Meledak
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Belakangan ini banyak sekali aktifitas baik anak-anak maupun orang dewasa yang berkaitan dengan layang-layang. Ada yang hanya untuk mainan biasa bahkan ada yang sampai menggelar festival besar-besaran. Tentunya dengan berbagai kegiatan ini menjadi hiburan tersendiri, bahkan ada sisi positifnya yakni mengenalkan anak-anak pada permainan tradisional.
Namun demikian, dibalik serunya permainan ini ada bahaya yang mengintai. Beberapa waktu lalu bahkan sempat ada insiden orang yang lehernya tersayat senar (benang) layang-layang. Kemudian ada juga yang mengalami kecelakaan akibat layang-layang pula.
Satu kejadian lainnya yang baru saja terjadi pada Senin (14/09/2020) yakni layang-layang yang mengenai jaringan sutet. Bahkan mengakibatkan adanya ledakan. Kejadian itu terjadi di Padukuhan Grogol 4, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Ada orang di sekitar tower saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet) sedang bermain layang-layang. Entah apa yang terjadi layang-layang tersebut tersangkut pada tower yang ada di dekatnya.
Sontak dengan cepat jaringan tersebut bereaksi, ledakan keras pun terjadi. Warga yang ada di sekitar kemudian berhamburan keluar untuk mencari sumber suara itu.

“Ledakan yang terdengar sekitar 3 kali. Jam itu banyak warga yang sedang beraktifitas kemudian kaget dengan suara yang timbul,” ujar salah satu warga setempat.
Warga setempat merasa takut dengan kejadian tersebut. Kemudian tokoh setempat meminta masyarakat untuk tidak lagi bermain layang-layang di sekitar sutet lantaran cukup membahayakan. Bahkan untuk mengantisipasi kejadian serupa pihak PLN juga memasang banner di sekitar lokasi yang bertuliskan larangan bermain layang-layang.
“Kemarin suaranya cukup keras. Sudah diberi tahu dan diingatkan untuk semua saja agar tidak bermain layang-layang di lokasi itu,” ujar Suwargito warga lainnya.
Dari pihak PLN kemudian melakukan pengecekan dan perbaikan pada jaringan tersebut. Beruntung kejadian itu tidak menyebabkan arus listrik di wilayah setempat maupun lainnya mati. Adanya kejadian ini kemudian harusnya mendorong warga lainnya untuk lebih berhati-hati saat bermain layang-layang.(ANDI)
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
