Connect with us

Politik

Anggaran Pilkada 2020 Disinyalir Capai 34.9 Miliar

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Persiapan Pemilihan Kepala Daerah 2020 terus dilakukan oleh lembaga dan instansi terkait. Salah satunya yakni berkaitan dengan anggaran yang diberikan oleh pemkab Gunungkidul kepada Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum. Untuk pengajuan anggaran sendiri telah dilakukan oleh masing-masing lembaga dan hasilnya pun telah ditentukan oleh pemerintah dan lembava terkait.

Adapun untuk anggaran yang akan dihibahkan oleh pemerintah kabupaten ke KPU dan Bawaslu sebesar 34,9 miliar dengan rincian KPU sebesar Rp28,7 miliar dan Bawaslu sebanyak Rp6,2 miliar. Selepas adanya pengajuan dari masing-masing lembaga. Untuk KPU sendiri semula mengajukan anggaran sebesar 29 miliar, namun ada pemangkasan dari pemerintah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo mengatakan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sudah melakukan pembahasan mengenai anggaran untuk pilkada dengan KPU maupun Bawaslu. Hasil dari pembahasan ini disepakati anggaran yang harus disediakan mencapai Rp34,9 miliar. Mesti telah ada kesepahaman dan kesepakatan namun tidak langsung dapat dilakukan penandatanganan nota perjanjian hibah daerah (NPHD).

Berita Lainnya  Tingkat Partisipasi Pemilih Dalam Pemilu 2019 Capai 82%, Tertinggi Dalam Sejarah

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri. Harus melalui review atau kajian dari inspektorat terlebih dahulu, makanya tidak bisa langsung ada penandatanganan NPHD,” kata Saptoyo, Kamis (26/09/2019).

Saptoyo menjelaskan, dana hibah pilkada baik ke KPU maupun Bawaslu masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Pejabat Pengelola Keuangan Daerah dalam sektor belanja tak langsung. Hal ini berarti sebelum adanya perjanjian, maka prosesnya harus melalui review di inspektorat. Saat ini review sendiri masih berlangsung untuk hasilnya pun belum diketahui.

“Paling tidak akhir bulan ini (30 September) sudah bisa dilakukan NPHD,” imbuh dia.

Tujuan dari review ialah untuk memastikan semua dokumen perencanaan dan penganggaran bisa sesuai dengan aturan. Selain itu, review juga untuk mengedepankan prinsip akuntabilitas, efisien serta memenuhi aspek kewajaran. Sehingga tidak ada penyimpangan yang terjadi.

Berita Lainnya  Perubahan Nomenklatur, Bawaslu Terancam Tak Bisa Awasi Tahapan Pilkada

“Kalau ada revisi dari inspektorat maka paling lambat NPHD dilakukan pada 1 Oktober,”tambah dia

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani membenarkan pihaknya sudah melakukan pembahasan dengan pemkab berkaitan dengan anggaran pilkada. Hasil dari pembahasan ini disepakati anggaran di KPU sebesar Rp28,9 miliar.

Menurut dia, jumlah ini lebih sedikit dari pengajuan yang dilakukan sebesar Rp29 miliar. Memang pada proses pembahasan dengan pemkab, KPU diminta melakukan efisiensi. Setelah dilakukan pencermatan ulang berkaitan dengan honor tim adhoc dan penyesuaian kegiatan bedasar Standarisasi Harga Barang dan Jasa [SHBJ] daerah maka diketemukan angka sebesar Rp28,7 miliar.

Meski sudah ada kesepakatan, namun Hani menuturkan, kepastian anggaran masih menunggu proses penandatangan NPHD dari pemkab.

Berita Lainnya  Kejutan, PDIP Tunjuk Demas Kursiswanto Jadi Ketua DPRD Gunungkidul Gantikan Suharno

“Ini masih usulan, nanti kepastian pada saat penyerahan NPHD akan diketahui pasti jumlahnya berapa,” katanya. (arista)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler