fbpx
Connect with us

Politik

Misteri Kursi Wakil Ketua DPRD, Petinggi Partai Nasdem Ramai-ramai Bantah Ada Perpecahan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dengan raupan 9 kursi di DPRD Gunungkidul, Partai Nasdem untuk pertamakalinya dalam sejarah akan mendapatkan jatah unsur pimpinan dalam struktur DPRD Gunungkidul. Menduduki posisi kedua, Partai Nasdem akan mendudukkan salah satu wakilnya di posisi Wakil Ketua DPRD Gunungkidul.

Meski belum ada keputusan pasti, beberapa waktu ini, mulai beredar nama-nama yang memiliki potensi tinggi untuk menduduki jabatan tersebut. Aroma panasnya persaingan pun mulai menyeruak mengiringi mentasnya nama-nama ini. Diantara para anggota DPRD terpilih dari Partai Nasdem, nama Suharno dan Wulan Tustiana yang paling santer disebut untuk mengisi jabatan tersebut. Suharno yang merupakan mantan Ketua DPRD Gunungkidul sebelum hijrah ke Partai Nasdem tentunya memiliki kapasitas serta pengalaman. Sementara Wulan Tustiana tidak bisa diremehkan. Meski merupakan politisi anyar, Wulan dengan raupan suara lebih dari 10.000 suara, tertinggi diantara caleg-caleg lainnya, tentu memiliki nilai tawar tersendiri.

Menanggapi spekulasi-spekulasi yang ada terkait panasnya persaingan ini, para petinggi DPD Partai Nasdem Gunungkidul ramai-ramai membantah perihal adanya perpecahan. Mereka menegaskan bahwa situasi internal Partai Nasdem Gunungkidul tetap kondusif dan sama sekali tidak ada friksi.

Sekretaris DPD Partai Nasdem Gunungkidul, Agustinus Sujatmo menyatakan bahwa saat ini kondisi internal Partai Nasdem sangat tenang. Tidak ada sama sekali aroma persaingan di kalangan internal hingga sampai terbentuk faksi-faksi maupun yang lainnya.

Ia menambahkan bahwa semua kader, pengurus, serta khususnya anggota DPRD terpilih Partai Nasdem menyadari bahwa keputusan terkait semua jabatan ada di tangan DPP. Sehingga dalam hal ini, pihaknya memilih turunnya surat mandat dari DPP untuk jabatan Wakil Ketua DPRD Gunungkidul tersebut.

“Kita sudah berkomunikasi dengan seluruh anggota DPRD terpilih yang intinya mensosialisasikan AD dan ART Partai Nasdem. Dan sejauh ini mereka menerima dan siap melaksanakan keputusan yang nantinya ada,” beber Agus yang ditemui di sela-sela syawalan DPD Partai Nasdem Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo, Kamis (27/06/2019) siang tadi.

Hal yang sama juga dipaparkan oleh Suharno dan Wulan Tustiana yang turut hadir dalam acara ini. Kepada pidjar.com, Suharno mengaku siap jika dirinya ditugaskan menduduki kursi wakil ketua DPRD. Pengalaman yang ia miliki menurutnya cukup untuk menjalankan amanat tersebut.

“Kalau saya ditugaskan partai saya siap. Tapi semua keputusan ada di partai,” kata Suharno.

Senada dengan Suharno, Wulan Tustiana juga mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada unsur pimpinan partai. Ia bahkan menyebut bahwa apapun dan siapapun nantinya yang ditugaskan partai, ia siap mendukung sepenuhnya. Wulan mengaku legowo dan ikhlas apapun keputusan tersebut.

“Kalau saya yang dipilih tentunya siap, kalau orang lain ya tidak apa-apa. Yang terpenting, kami dari Partai Nasdem tetap kondusif dan sama sekali tidak ada perpecahan. Lha wong persaingan saja tidak ada kok,” urai Wulan.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul Suparjo menerangkan bahwa DPD Gunungkidul Partai Nasdem Gunungkidul dalam waktu dekat ini akan mengelar rapat koordinasi untuk menentukan 3 nama calon wakil ketua DPRD Gunungkidul. Namun demikian, meski sejumlah nama telah mencuat ke permukaan belum ada statemen resmi siapa nama ketiga orang tersebut.

“Dari DPD ada 3 nama yang nanti kita usulkan. Tapi kalau DPW ada tambahan opsi lainnya itu memang haknya,” ujar Suparjo.

Ia menegaskan, ketiga nama tersebut sampai saat ini belum bisa disampaikan kepada publik. Pihaknya masih tetap menunggu hasil rapat pada tingkat DPD untuk mendapatkan tiga nama.

“Meski kabar beredar nama-nama itu belum pasti. Kita akan rapatkan dulu, sampai saat ini belum ada,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DPW Nasdem, Subardi mengatakan, pihaknya masih menunggu nama-nama yang diusulkan oleh DPD. Pihaknya pun juga belum menerima usulan itu.

“Belum ada secara resmi usulan nama-nama dari DPD masih kita tunggu,” ucap Subardi.

Ketua DPW Partai Nasdem DIY, H Subardi

Kader Yang Korupsi Akan Langsung Dipecat Dari Nasdem

Pria yang akrab disapa Mbah Bardi ini menegaskan, siapapun nanti yang diusulkan harus dapat menjalankan tugasnya dengan tepat. Pun demikian kepada para anggota dewan dari Partai Nasdem yang terpilih, pihaknya akan menyelenggarakan pelatihan.

Besok ada pelatihan di Jakarta. Tentu akan kita bekali karena ini berkaitan dengan partai juga,” ucap dia.

Bardi menegaskan, pembekalan tersebut dilakukan untuk membentuk karakter disiplin. Baik disiplin dalam partai maupun nantinya dalam mengemban tugas sebagai wakil rakyat. Nasdem sendiri bakal menindak tegas siapapun yang tidak mematuhi aturan partai dan melanggar hukum.

“Sanksi pemecatan, dibuang dari Nasdem dan tidak boleh masuk lagi. Apa lagi korupsi,” tandas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler