Sosial
Antisipasi Masalah, Bawaslu Pantau Gudang Logistik KPU Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul melakukan monitoring logistik di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, Kamis (01/11/2018) siang tadi. Kali ini, monitoring difokuskan di gudang penyimpanan kotak suara dan bilik suara.
Komisioner Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan, monitoring sendiri merupakan kegiatan yang telah diagendakan sebelumnya. Pada kesempatan tersebut, pihaknya untuk meninjau langsung gudang penyimpanan logistik pemilu.
“Semua sudah ready, kita sudah melakukan monitoring tadi,” kata Rosita.
Ia mengatakan, kekhawatiran memang dirasakan oleh pihaknya terhadap kotak suara dan bilik suara yang berbahan baku kardus tersebut. Mengingat saat ini hampir memasuki musim penghujan dan risiko kerusakan terhadap logistik bisa saja terjadi.
“Kekhawatiran pasti apalagi besok musim hujan. Tapi KPU masih terus membuat strategi dan meminimalisir potensi masalah yang ada dan kami percaya kepada KPU,” tegas dia.

Ia mengatakan, pada kesempatan tersebut pihaknya juga melakukan monitoring terhadap jumlah kotak suara dan bilik suara. Adapun jumlah kotak suara berjumlah 13.868 buah. Total tersebut lebih dari kebutuhan yang hanya 13.788 buah.
“Untuk bilik suara yang ada di gudang KPU berjumlah 4.393 buah dengan kebutuhan 4.329 buah,” terang dia.
Sementara itu, Ketua KPU Gunungkidul, Ahmad Ruslan Hani mengatakan, kotak suara sendiri berbeda dari pada tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, kotak suara menggunakan bahan kardus dan mika.
Hal tersebut, lanjut Hani juga berdampak dengan mekanisme penyimpanan kotak suara di Gudang KPU. Sebab pihaknya harus jeli dan ekstra hati-hati dalam menjaga keutuhan kotak suara agar tidak rusak.
“Di dalam gudang KPU telah dibuatkan papan panggung yang tingginya kurang lebih 30 cm untuk mengantisipasi adanya rayap yang memungkinkan merusak kotak suara. Papan sudah kami semprot dengan anti rayap, menggunakan seperti panggung ini supaya kotak suara tidak rusak,” imbuhnya.
Namun demkian, meskipun kotak suara terbuat dari kardus dan mika, Hani menegaskan bahwa soal kekuatannya tidak diragukan. Dalam ujicoba, kotak suara teruji kekuatannya.
“Kotaknya berbentuk seperti kotak kerupuk satu sisinya transparan yang berbahan mika, kemarin sudah melihat demonya diduduki kotak suaranya tidak rusak,” paparnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
