fbpx
Connect with us

Peristiwa

Vaksinasi Massal Polres Diwarnai Kerumunan, Ribuan Orang Berjubel Desak-desakan

Diterbitkan

pada

BDG

Playen,(pidjar.com)–Program vaksinasi massal yang digelar oleh Polres Gunungkidul dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-75 pada Sabtu (26/06/2021) siang ini diwarnai oleh kerumunan massa. Ribuan warga masyarakat menyemut di sekitar kompleks GOR Siyono, tempat vaksinasi dilakukan. Meski semua mengenakan masker, namun kerumunan ini dikhawatirkan menjadi pemicu penyebaran virus. Lantaran antrian semakin membludak, polisi akhirnya membubarkan acara tersebut.

Sejak siang hari usai dibuka, kerumunan memang mulai muncul. Hingga beberapa saat, masyarakat yang datang kemudian semakin banyak. Bahkan, di kompleks parkiran, ribuan orang masyarakat memenuhi kompleks parkir GOR Siyono. Membludaknya warga masyarakat ini membuat petugas kepolisian kewalahan untuk mengatur antrian. Lantaran situasi semakin tak terkendali, polisi akhirnya membubarkan acara vaksinasi massal ini.

Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayuda Ferdiansyah saat dikonfirmasi mengakui terjadinya kerumunan massa dalam jumlah banyak saat proses vaksinasi massal yang digelar jajarannya. Menurut Kapolres yang baru beberapa waktu menjabat ini, sebetulnya antisipasi kerumunan sudah dilakukan pihaknya jauh-jauh hari. Jajaran kepolisian sendiri sudah membagi empat rayon pemberiam vaksin. Pembagian rayon sendiri terdiri dari yakni Rayon I GOR Siyono untuk Kapanewon Patuk, Karangmojo, Wonosari, Playen, Ponjong, Semanu; Rayon II di Balai Kalurahan Pilangrejo Nglipar untuk Kapanewon Semin, Gedangsari, Ngawen, Nglipar. Kemudian Rayon III di Balai Kalurahan Pringombo Rongkop untuk Kapanewon Tanjungsari, Tepus, Rongkop dan Girisubo dan Rayon IV di Kantor Kapanewon Saptosari untuk Kapanewon Saptosari, Panggang, Purwosari, Paliyan.

Berita Lainnya  Mobil Pickup Terbakar di SPBU Siyono, Pemilik Merugi Rp 30 Juta

“Jauh sebelum hari H masyarakat yang hendak melakukan vaksinasi kami minta untuk mendaftarkan terlebih dahulu lewat Bhabinkamtibmas di kalurahan, tapi antusias masyarakat kali ini di GOR Siyono memang sangat luar biasa,” ungkap Aditya, Sabtu siang.

Aditya mengatakan, masing-masing rayon sebetulnya tidak ada batasan usia dalam vaksinasi ini. Sehingga antisipasi kerumunan ia melakukan pendaftaran sebelum acara.

“Sebetulnya hari ini di GOR Siyono dan lokasi lain tidak sampai 500 dosis yang mendaftar, tapi banyak masyarakat yang mendaftar di tempat karena mengetahui dari media sosial untuk silakan datang, jadi terjadi penumpukkan,” tutur Aditya.

Penambahan dosis pun sebenarnya sudah dilakukan. Misalnya saja di GOR Siyono saja yang tadinya hanya mendapat 500 dosis, bertambah 3 kali lipat yakni 1.500 dosis.

Berita Lainnya  SD Kanisius Condongcatur Yogyakarta Libatkan Siswa dalam Perayaan Pesta Nama Santo Petrus Kanisius

“Namun masih tidak mencukupi sehingga untuk vaksinasi masal ini kami akan melakukan penjadwalan ulang,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai potensi klaster baru lantaran banyaknya kerumunan, Aditya hanya bisa berharap agar tidak ada virus yang timbul akibat vaksin masal ini. Menurutnya vaksinasi ini awalnya dimiatkan untuk mendukung program pemerintah.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto menambahkan, pihaknya meminta maaf atas insiden kerumunan yang terjadi ini. Antusiasme masyarakat yang luar biasa ini menurutnya di luar perkiraan.

“Dari rencana yang hanya 1.000 orang, ternyata yang hadir lebih dari 2.000 orang,” beber Suryanto.

Di lapangan sendiri kepolisian mengambil langkah cepat pada kesempatan ini. Setelah beberapa waktu, acara ini kemudian diambil langkah pembubaran. Langkah ini diambil lantaran jumlah masyarakat yang datang semakin banyak dan sudah tidak lagi sesuai dengan protokol kesehatan.

Berita Lainnya  Bantuan Untuk Mbah Senen, Manula Yang Hidup Memprihatinkan Mulai Deras Mengalir

“Sekitar pukul 14.00 WIB kita bubarkan,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler