Peristiwa
Antisipasi Pohon Tumbang, BPBD Lakukan Penebangan Pohon di Pintu Masuk Gunungkidul
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunungkidul, Selasa (02/02/2021) pagi melaksanakan penebangan sejumlah pohon di sepanjang Jalan Jogja-Wonosari. Penebangan pohon ini sebagai langkah antisipatif agar nantinya tidak ada pohon tumbang ketika arus Jalan Jogja-Wonosari tengah padat.
Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, sepanjang Jalan Jogja Wonosari terdapat ratusan pohon yang sudah dalam kondisi rimbun dan lapuk. Namun, pada penebangan kali ini, BPBD fokus di jalan yang berada di Kalurahan Patuk, Kapanewon Patuk tepatnya di sekitar Masjid Ngembes.
“Sementara yang jadi prioritas kami di pintu masuk Gunungkidul sekitar masjid itu,” jelas Edy, Selasa siang.
Edy mengatakan, cuaca ekstrem akan terjadi di Bumi Handayani hingga akhir Februari ini. Ia meminta masyarakat selalu waspada dengan melakukan penebangan secara mandiri. Apabila dirasa tak bisa melakukan penebangan secara mandiri, Edy meminta masyarakat koorpertif untuk melaporkan ke kalurahan.
“Kalurahan kami persilakan untuk meminta bantuan pemotongan pohon di lokasi rawan pohon tumbang sebagai antisipasi,” papar Edy.
Untuk menghadapi permasalahan bencana akibat cuaca, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemetaan titik kerawanan. Di wilayah Kapanewon Gedangsari, Patuk, Nglipar, Semin dan Ngawen menjadi titik rawan longsor dan pohon tumbang. Sedangkan di wilayah selatan sendiri banjir masih menjadi bencana yang dimungkinkan terjadi.
“Saat ini kami intens melakukan penguatan kapasitas masyatakat melalui FPRB di kalurahan, kita juga mengoptimalkan kewaspadaan dan kesiapan,” jelas Edy.
Di samping itu pada tahun 2021 ini, dikatakan Edy anggaran BPBD termasuk didalamnya regu pemadam kebakaran mendapatkan alokasi Rp. 3 Milyar. Sementara untuk pemulihan dampak bencana pihaknya mendapatkan plot anggaran Rp. 100juta, pihaknya masih mengedepankan bantuan logistik bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.
“Kemudian untuk kekeringan sekitar Rp. 700juta, sisanya untuk kegiayan pembentukan desa tangguh dan honor THL,” tandas Edy.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized5 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
