fbpx
Connect with us

Sosial

Arus Mudik Tahun Ini Lancar, Ribuan Pemudik Telah Masuk ke Gunungkidul

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Ribuan pemudik, khususnya yang menggunakan kendaraan umum bus sudah masuk ke Gunungkidul. Para pemudik tersebut sebagian besar datang dari wilayah Jabodetabek. Pun demikian dengan para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi di mana sebagian kecil juga telah sampai ke Gunungkidul. Diperkirakan jumlah kedatangan pemudik akan terus meningkat pesat hingga mencapai puncaknya pada H-3 mendatang. Namun meski jumlah pemudik kendaraan umum sudah mencapai ribuan, akan tetapi hingga kini, suasana Terminal Wonosari masih sangat sepi. Pada tahun 2018 ini, arus mudik terhitung sangat lancar sehingga bus-bus angkutan mudik bisa dengan lancar menempuh perjalanan.

Kepala UPT Terminal Dhaksinarga Wonosari, Muh Edi Lestari memaparkan, berdasarkan data hingga Minggu (10/06/2018) malam, telah ada sebanyak 1100 orang penumpang bus yang masuk ke Gunungkidul. Para pemudik tersebut diangkut dengan menggunakan 266 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Ia mengakui, dari jumlah ribuan pemudik tersebut, hanya segelintir saja yang masuk ke terminal. Sebagian besar diantaranya memilih untuk turun di jalan yang dirasa lebih dekat dengan rumah mereka.

“Yang turun di terminal tidak banyak, hanya sebagian saja,” kata Edi, Selasa (12/06/2018) pagi.

Menurut Edi, jumlah pemudik ini bisa meningkat cukup banyak lantaran belum terhitung dari data bus-bus yang masuk pada Senin (11/06/2018) kemarin. Ia memperkirakan saat ini sudah ada 1500an pemudik via kendaraan umum yang telah masuk ke Gunungkidul.

Ia menambahkan, sebagian besar bus yang masuk merupakan bus carteran mudik gratis yang digelar oleh Kementrian Perhubungan, BUMN, maupun swasta. Total sampai pagi tadi 45 bus carteran untuk membawa pemudik.

“Kita menghimbau agar para kru bus bisa menurunkan para penumpang di terminal saja, jangan di jalanan agar kita bisa memantau serta menjaga keamanan mereka,” bebernya.

Sementara itu, pengelola Teknologi Informasi UPT Terminal Dagsinarga, Bayu Setiawan menambahkan, rata-rata bus jurusan Jabodetabek datang tepat waktu, sekitar dini hari sampai menjelang pagi. Kedatangan sesuai jadwal ini menurut Bayu lantaran pada tahun ini arus mudik terhitung lancar. Tidak sampai terjadi kemacetan panjang di jalur-jalur mudik.

Dia mengatakan, pihak terminal sudah mempersiapkan petugas selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi kedatangan bus yang mengangkut para pemudik.

“Terminal Dhaksinarga Wonosari siap melayani para pemudik,” tandasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Syarief Armunanto memaparkan, berdasarkan pemantauan petugas Dishub di lapangan, saat ini telah terjadi peningkatan arus lalu lintas kendaraan. Meski demikian, hingga H-5 ini, peningkatan arus baru mencapai 5%. Arus lalu lintas menurut Syarief masih sangat lancar.

“Pencatatan kendaraan dari H-7 sampai H-5 tercatat sekitar 76 ribu kendaraan yang melintas. Namun arus lalu lintas masuk ramai lancar,” jelas Syarief.

Syarif mengatakan, perkiraan puncak arus mudik pada pada hari Rabu (13/06/2018) esok. Mengantisipasi hal ini, pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif. Penanganan dan pengawasan terutama dilakukan di pintu masuk barat yakni Jalan Piyungan-Sorogedug-Jembatan Sembada Handayani-Nglanggeran-Wonosari.

"Tahun sebelumnya jembatan Sembada-Handayani ini belum ada. Saat ini bisa jadi salah satu alternatif," kata Syarief.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler