Connect with us

Sosial

Arus Mudik Tahun Ini Lancar, Ribuan Pemudik Telah Masuk ke Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ribuan pemudik, khususnya yang menggunakan kendaraan umum bus sudah masuk ke Gunungkidul. Para pemudik tersebut sebagian besar datang dari wilayah Jabodetabek. Pun demikian dengan para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi di mana sebagian kecil juga telah sampai ke Gunungkidul. Diperkirakan jumlah kedatangan pemudik akan terus meningkat pesat hingga mencapai puncaknya pada H-3 mendatang. Namun meski jumlah pemudik kendaraan umum sudah mencapai ribuan, akan tetapi hingga kini, suasana Terminal Wonosari masih sangat sepi. Pada tahun 2018 ini, arus mudik terhitung sangat lancar sehingga bus-bus angkutan mudik bisa dengan lancar menempuh perjalanan.

Kepala UPT Terminal Dhaksinarga Wonosari, Muh Edi Lestari memaparkan, berdasarkan data hingga Minggu (10/06/2018) malam, telah ada sebanyak 1100 orang penumpang bus yang masuk ke Gunungkidul. Para pemudik tersebut diangkut dengan menggunakan 266 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Ia mengakui, dari jumlah ribuan pemudik tersebut, hanya segelintir saja yang masuk ke terminal. Sebagian besar diantaranya memilih untuk turun di jalan yang dirasa lebih dekat dengan rumah mereka.

Berita Lainnya  Akhir 2019, Pemerintah Klaim Angka Kemiskinan di Gunungkidul Tinggal 12,5%

“Yang turun di terminal tidak banyak, hanya sebagian saja,” kata Edi, Selasa (12/06/2018) pagi.

Menurut Edi, jumlah pemudik ini bisa meningkat cukup banyak lantaran belum terhitung dari data bus-bus yang masuk pada Senin (11/06/2018) kemarin. Ia memperkirakan saat ini sudah ada 1500an pemudik via kendaraan umum yang telah masuk ke Gunungkidul.

Ia menambahkan, sebagian besar bus yang masuk merupakan bus carteran mudik gratis yang digelar oleh Kementrian Perhubungan, BUMN, maupun swasta. Total sampai pagi tadi 45 bus carteran untuk membawa pemudik.

“Kita menghimbau agar para kru bus bisa menurunkan para penumpang di terminal saja, jangan di jalanan agar kita bisa memantau serta menjaga keamanan mereka,” bebernya.

Berita Lainnya  20 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi Tahun Ini, Pelaku Kebanyakan Orang Terdekat Korban

Sementara itu, pengelola Teknologi Informasi UPT Terminal Dagsinarga, Bayu Setiawan menambahkan, rata-rata bus jurusan Jabodetabek datang tepat waktu, sekitar dini hari sampai menjelang pagi. Kedatangan sesuai jadwal ini menurut Bayu lantaran pada tahun ini arus mudik terhitung lancar. Tidak sampai terjadi kemacetan panjang di jalur-jalur mudik.

Dia mengatakan, pihak terminal sudah mempersiapkan petugas selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi kedatangan bus yang mengangkut para pemudik.

“Terminal Dhaksinarga Wonosari siap melayani para pemudik,” tandasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Syarief Armunanto memaparkan, berdasarkan pemantauan petugas Dishub di lapangan, saat ini telah terjadi peningkatan arus lalu lintas kendaraan. Meski demikian, hingga H-5 ini, peningkatan arus baru mencapai 5%. Arus lalu lintas menurut Syarief masih sangat lancar.

Berita Lainnya  Empati Pada Bencana Gempa dan Tsunami Palu, SMP N 3 Wonosari Gelar Sholat Ghoib

“Pencatatan kendaraan dari H-7 sampai H-5 tercatat sekitar 76 ribu kendaraan yang melintas. Namun arus lalu lintas masuk ramai lancar,” jelas Syarief.

Syarif mengatakan, perkiraan puncak arus mudik pada pada hari Rabu (13/06/2018) esok. Mengantisipasi hal ini, pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif. Penanganan dan pengawasan terutama dilakukan di pintu masuk barat yakni Jalan Piyungan-Sorogedug-Jembatan Sembada Handayani-Nglanggeran-Wonosari.

"Tahun sebelumnya jembatan Sembada-Handayani ini belum ada. Saat ini bisa jadi salah satu alternatif," kata Syarief.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler