Pariwisata
Asyiknya Menyusuri Jalur Ekstrim ke Pantai-pantai Perawan Gunungkidul Naik Jip
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berbicara tentang pariwisata Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Meski telah booming sejak beberapa tahun silam, namun saat ini, obyek wisata pantai selatan yang masih banyak belum terekspose dan diexplore. Sebuah hal yang wajar lantaran memiliki garis pantai sepanjang puluhan kilometer yang tersebar di kawasan selatan.
Salah satunya yang terbaru dan tengah dikembangkan adalah paket mengunjungi Desa Wisata Tepus, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus. Bagi kalian yang suka dengan hal baru desa wisata, ini bisa menjadi pilihan untuk mengisi libur akhir tahun ini. Paket Desa Wisata Tepus sendiri memang menarik dan komplit lantaran berbeda dengan pengembangan desa wisata lainnya, di desa wisata ini, kita sekaligus juga bisa menikmati pantai-pantai perawan yang belum banyak terjamah manusia.
Senin (29/11/2021) kemarin pidjar-com-525357.hostingersite.com bersama dengan rombongan bupati dan rekan awak media berkesempatan mencoba salah satu paket dengan berkeliling Desa Wisata Tepus yang tergolong masih sangat baru. Dari kota Wonosari perjalanan dimulai menuju rest area Kalurahan Tepus yang mana membutuhkan waktu sekitar 45 menit lamanya menggunakan bus kecil.
Setibanya di rest area tersebut, rombongan disambut dengan tarian dan kesenian asli daerah tersebut ada pula welcome drink yang diberikan berupa makanan dan minuman khas ndeso. Seperti teh poci, pisang rebus, kacang rebus, dan ubi jalar serta makanan ringan lainnya.
Rombongan kemudian memilih paket susur pantai menggunakan jeep. Dari pihak pengelola pun juga siap menyediakan armada tersebut. Paket susur pantai yang dipilih adalah susur Pantai Watunene – Watulawang – UMKM.


Dari rest area menaiki jeep 4×4 menyusuri jalanan yang menantang adrenalin. Mulai dari jalur sempit dengan kondisi yang terjal dan bebatuan, melewati kawasan sekitar pemukiman warga, areal persawahan, hutan dan JJLS yang masih dalam tahap pembangunan.
Suasana pedesaan begitu kental, saat berpapasan dengan para petani akan disambut ramah dan disapa. Sekitar setengah jam menyusuri jalanan yang ekstrem dan seru ini tibalah di tebing Pantai Watunene. Dari atas, pidjar-com-525357.hostingersite.com sudah disuguhi pemandangan yang sungguh luar biasa indahnya. Garis pantai nampak begitu jelas dari puncak tebing. Putihnya pasir pantai dan birunya lautan menjadi sebuah paduan yang indah untuk menyegarkan mata. Karena berlokasi persis di samping pantai, hawa serta aroma laut pun begitu terasa.
Bagi yang suka berpetualang, kawasan ini menjadi bisa disebut menjadi surga. Dari puncak tebing, pidjar-com-525357.hostingersite.com mencoba menyusuri tebing untuk menuju pantai. Namun hati, jalur yang curam yang penuh bebatuan dan licin, membuat kita harus ekstra berhati-hati. sampai dibibir pantai. Perlu juga diingat, dengan kondisi jalur yang ekstrim ini, kondisi tubuh memang harus fit. Sebab saat menuruni bukit ini, membutuhkan tenaga yang ekstra.
Sampai di bibir pantai, rasa lelah dalam adrenalin yang tinggi akan terbayarkan dengan indahnya pantai perawan yang luar biasa ini. Bibir pantainya cukup panjang. Dan meski belum banyak yang datang ke sini, kebersihannya terjaga. Oh iya, ternyata ada juga loh yang suka camping di kawasan pantai Watunene. Berbagai aktifitas bisa dilakukan di sini, namun yang menjadi catatan adalah saat hendak naik kembali. Ini juga membutuhkab tenaga yang ekstra.

Selesai di Watunene rombongan jeep diajak untuk menuju ke Pantai Watulawang. Di sini, pemandangannya juga tak kalah menarik. Sudah ada warung-warung yang berdiri dan termasuk penginapan sederhana. Selepas itu, rombongan diajak ke UMKM yang memproduksi barang-barang dari perak kemudian ke produksi batik canting.
Pengelola Desa Wisata Tepus, Heri Kaur mengatakan, desa wisata ini memang belum lama berdiri. Pihaknya saat ini masih menggenjot promosi untuk meningkatkan kunjungan maupun yang lainnya. Munculnya pengembangan desa wisata ini karena potensi yang dimiliki memang sangat luar biasa dan belum termanfaatkan dengan baik.
“Untuk harga per paket berkunjung ke desa wisata ini beragam ya. Mulai dari 270 ribu rupiah, menyusuri pantai yang masih perawan melihat kesenian, dan ke UMKM. Ada yang lebih tinggi jika wisatawan ingin live in,” ucap dia.
Dengan adanya Desa Wisata tersebut diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan memanfaatkan pontensi yang dimiliki oleh kalurahan Tepus.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, dirinya sangat takjub dengan apa yang disuguhkan dalam paket wisata tersebut. Ia berharap minat wisatawan semakin banyak dan ramai, sehingga desa wisata terus bergeliat.
“Pesonanya luar biasa, tadi saya sudah cek ke beberapa titik dan viewnya luar biasa indahnya,” ujar Bupati.
Bupati sendiri berjanji, perlahan namun pasti, fasilitas dan infrastruktur yang ada di kawasan wisata akan menjadi perhatian pemerintah.
“Akan coba kita anggarkan untuk dibangun fasilitas-fasilitas yang mendukung desa wisata ini,” tutup dia.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized2 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
