Pemerintahan
Awal Februari, Warga Gunungkidul Dapat Jatah Penerimaan Bantuan Pangan Non Tunai
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga masyarakat Gunungkidul yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tak lama lagi akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini pemerintah melalui Kementrian Sosial memberikan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan tersebut nantinya akan menggantikan program bantuan Beras Sejahtera (Rastra) atau raskin yang selama ini dikenal oleh masyarakat.
Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial (Kemsos) Andi ZA Dulung, mengatakan, Kabupaten Gunungkidul menjadi 1 diantara 44 daerah penerima BNPT tahap pertama yang akan dibagikan pada awal Februari 2018 mendatang. Di DIY sendiri selain Gunungkidul, daerah lain yang mendapatkan jatah BNPT adalah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Total, ada sebanyak 88.267 KPM yang akan menerima bantuan pangan non tunai tersebut.
"Awal Februari 2018 ini BNPT akan distribusikan ke delapan daerah, salah satunya di Kabupaten Gunungkidul," ujar Dulung, Kamis (18/01/2018) ketika memberikan sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari, Gunungkidul.
Mekanisme pemberian bantuan adalah melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bisa difungsikan sebagai Kartu ATM. Rekening penerima bantuan nantinya akan mendapatkan transfer sebesar Rp110.000 setiap bulannya selama setahun.
Ia menambahkan, bantuan tersebut tidak dapat diambil secara tunai oleh penerima bantuan, akan tetapi hanya bisa dibelanjakan ke E-Warong yang ada di setiap desa maupun keluarahan.

"Saat berbelanja beras atau telur di E-Warung yang telah ditunjuk di setiap desa, warga tinggal membayar dengan menggesekan kartu ke mesin EDC yang telah disediakan di setiap warung tersebut," ujarnya.
BPNT sendiri diharapkan menjadi jawaban atas program raskin yang selama ini menuai masalah dan banyak dikeluhkan oleh warga masyarakat. Dengan pemberian bantuan langsung berbentuk beras, seringkali proses distribusi tersendat sehingga merugikan warga masyarakat penerima bantuan.
“Tujuan akhirnya sebenarnya agar bantuan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran,” lanjut dia.
Ke depan, BNPT akan menjadi program bantuan utama dari pemerintah ke masyarakat. Sebanyak 15 juta warga penerima Rastra rencananya secara bertahap akan dialihkan seluruhnya ke BNPT.
"Saat ini baru ada sebanyak 1,2 juta penerima bantuan BNPT," pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized6 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized7 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
