bisnis
Ayo Gass Telah Salurkan Ratusan Juta Untuk Bantuan Usaha
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua minggu terakhir Program Ayo Gass yang bergerak dipelatihan, pendampingan, pemasaran, dan permodalan telah menyalurkan biaya permodalan ke 68 UMKM yang berada di Gunungkidul. Program tersebut akan terus bergulir kedepan untuk membangkitkan dunia UMKM khususnya mereka yang baru akan mengembangkan usaha di bidang olahan makanan.
CEO Ayo Gass, Andi Widiatmoko mengatakan sudah ada 68 UMKM yang diberikan permodalan nantinya akan terus bertambah usaha-usaha masyarakat yang akan dibantu. Anggaran sebanyak 175 juta rupiah telah tersalurkan pada anggota program tersebut.
“Tentu akan terus bertambah seiring bergulirnya program ini. Adapun dari mereka adalah yang memiliki usaha anyar,” kata Andi Widiatmoko, Minggu (06/12/2020).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, tidak ada target tersendiri mengenai penyaluran permodalan itu. Besarannya disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis usaha mereka, berkisar 2,5 juta sampai dengan 3 juta untuk mereka yang memiliki usaha mandiri. Kemudian untuk kelompok juga akan disesuaikan besaran permodalan yang diberikan.
Menurutnya program Ayo Gass ini merupakan langkah nyata untuk masyarakat yang ingin mengembangkan usaha mereka. Terlebih dalam kondisi ekonomi yang sekarang terjadi. Tidak hanya hanya permodalan program Ayo Gass memberikan mulai dari pelatihan, pendampingan, dan pemasaran.
“Sebagian besar permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kita adalah takut akan kegagalan dan permodalan. Ini yang kami upayakan disikapi,” imbuhnya.
Untuk pelatihan dan pendampingan sendiri diberikan pada kelompok usaha untuk bisa berkreasi dan berinovasi dalam bidang usaha. Selain produknya, tim Ayo Gass juga memberikan arahan berkaitan dengan pengepakan atau pengemasan. Sampai pada pemasaran juga diperhatikan dan difasilitasi.
“Empat pilar itulah yang kami kedepankan. Untuk permodalan sendiri jadi kita tidak memberikan dan tidak mengkreditkan,” papar Andi.
Ia menjelaskan berkaitan dengan modal itu, kelompok atau individu yang bergabung diberikan permodalan. Dana yang ada itu digunakan untuk menghidupkan dan operasional usaha mereka jika nantinya usaha dirasa sudah berkembang dengan baik dan ada untungnya maka modal awal yang diberikan bisa dikembalikan.
Jika usahanya tidak lancar dan berujung bangkrut maka dari Ayo Gass akan memberikan dorongan dan bantuan permodalan kembali.
“Sudah banyak yang berjalan sejauh ini. Mayoritas dari mereka adalah produksi olahan makanan, ya karena situasi dan kondisi seperti inu jadi kita fokus dipangan dulu,” tandas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized7 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
