fbpx
Connect with us

bisnis

Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor

Published

on

Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 157
Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 158 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 159 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 160 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 161 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 162 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 163 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 164 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 165 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 166 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 167 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 168 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 169 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 171 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 172 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 173 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 174

Ngawen,(pidjar.com)–Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kabupaten Gunungkidul bisa dikatakan kembang kempis setelah dihantam pandemi covid19 sejak Maret lalu. Namun demikian, momentum pandemi ini justru membuat para ibu rumah tangga secara mandiri atau tergabung dalam PKK di tingkat padukuhan maupun kalurahan kian kreatif.

Salah satunya yakni Suratmi (43) warga Padukuhan Sambeng IV RT 02 RW 04, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen. Momentum pandemi ini membuatnya kian kreatif.

“Saya mengemas sayur sayuran menjadi olahan kripik, karena pandemi ini saya jual online di grup WA, FB, instagram karena saat pandemi ini saya benar-benar sepi tidak ada pemasukan,” ucap ibu dua orang putri ini saat diwawancarai pidjar.com, Selasa (08/12/2020).

Ia kemudian memutar otak dan membaca peluang. Pada awal April lalu, ia membuat teh yang terbuat dari daun kelor. Dimana daun kelor ia keringkan pada suhu ruangan yang tidak terpapar matahari.

Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 175 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 176 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 170

“Saat itu banyak orang yang berusaha untuk menguatkan imun, dan daun kelor ini bagus untuk daya tahan tubuh,” ujar Suratmi.

Daun kelor yang sudah kering ia packing dengan ukuran seratus gram. Satu plastik daun kelor ia jual dengan harga Rp 5.000 per plastik.

“Saat itu respon pasar positif, saya berhasil memproduksi seratus pak dalam sebulan, laba bersih lumayan sekitar Rp 500 ribu,” paparnya.

Hingga Bulan Juni ini, kampanye new normal atau Adaptasi Kebiasaan Normal dimulai pemerintah. Ia kembali meraba peluang untuk kembali memproduksi cemilan. Alhasil meskipun belum maksimal, namun kini berangsur normal.

“Ya ada penurunan sekitar 50% jika dibanding sebelum pandemi,” kata perempuan yang juga istri dari Dukuh Sambeng IV ini.

Ia juga mengajak ibu-ibu sekitar rumahnya untuk berinovasi. Usahanya ini ia kerjakan bersama dengan ibu-ibu PKK di sekitar rumahnya.

“Dari produksi hingga packing kami melibatkan warga sekitar rumah,” ujar Suratmi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul, Sih Supriyono mengapresiasi langkah ketahanan pangan yang dilakukan oleh Suratmi. Ia mengakui selama pandemi ini memang banyak bermunculan UMKM baru di Gunungkidul.

“Data kami di 2018 sekitar 22ribu, tapi di tahun 2020 ini ada 47ribu UMKM baru, dari jumlah tersebut memang 60%nya ada pada industri pangan,” ucap Sih.

Ia berharap, karena kondisi ekonomi masih cukup sulit, warga mampu saling bantu membantu untik memulihkan ekonomi. Misalnya saja dengan membeli kebutuhan di usaha milik sanak saudara atau tetangga.

“Harapan kami masyarakat dari bawah saling menguatkan. Kalau butuh snek, atau camilan bisa beli ke tempat tetangganya yang berjualan,” pungkas Sih.

Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 178 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 179 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 180 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 181 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 182 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 183 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 184 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 185 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 186 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 187 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 188 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 189 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 190 Meraba Peluang di Masa Pandemi, Suratmi Bikin Teh Daun Kelor 191

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler