fbpx
Connect with us

Politik

Bacalon Bupati Termuda Bantul Ali Rasyid Ikut Berperan Dalam Kajian Pengelolaan Dampak Lalu Lintas Usaha di Kawasan Malioboro

Diterbitkan

pada

Ali Rasyid bersama Tim Penilai Hasil Kajian Dampak Lalu Lintas di Kota Yogyakarta dan Pemrakarsa Kegiatan/Usaha (Istimewa)
BDG

Jogja, (pidjar.com)– Rencana pengembangan dan penataan Kawasan Malioboro Yogyakarta terus digalakkan oleh Pemerintah termasuk adanya rencana pengembangan dan penyesuaian pada bangunan bangunan usaha yang ada di sekitarnya.

Bakal Calon Bupati Bantul termuda, Ali Rasyid yang terlibat aktif sebagai Tenaga Ahli atau ketua tim Ahli Transportasi dan Lingkungan dampak lalu lintas atas pengembangan dan operasional usaha atau kegiatan di kawasan Malioboro yaitu Plaza Malioboro dan Hotel Malyabhara Kota Yogyakarta itu mengatakan penataan itu penting dilakukan mengingat Kawasan Malioboro masuk dalam Sumbu Filosofi Yogyakarta yang telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia sejak 8 September 2023 oleh Komite Warisan Dunia atau Word Heritage Commite (WHC).

Ali Rasyid Bacalon Bupati Bantul Saat Presentasi Hasil Kajian Dampak Lalu Lintas Usaha/Kegiatan di Kawasan Malioboro. (Istimewa)

Ali Rasyid Bacalon Bupati Bantul Saat Presentasi Hasil Kajian Dampak Lalu Lintas Usaha/Kegiatan di Kawasan Malioboro. (Istimewa)

Salah satu kegiatan atau usaha yang terdampak penyesuaian adalah Mall Malioboro dan Hotel Ibis yang telah berganti nama Menjadi Plaza Malioboro dan Hotel Malyabhara.

Berita Lainnya  Persiapan Pemilu 2024, Bawaslu Gunungkidul Akan Mulai Ajukan Anggaran Kegiatan ke Pemerintah

Kata dia, perubahan nama dan penyesuaian ini tentu perlu dilakukan penyesuaian izin dari penyesuaian izin tata ruang, Persetujuan Lingkungan Hidup, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan (SLF), yang dimulai dengan pengurusan Rekomendasi ANDALALIN (Analisis Dampak Lalu Lintas), Persetujuan Teknis (PERTEK) Lingkungan terdiri dari Pemenuhan Baku Mutu Limbah Cair, Limbah B3 dan Pertek Emisi.

“Hari ini saya menjalankan tugas keprofesian saya Sebagai Ketua Tim Ahli Transportasi dan Lingkungan dalam Rapat Pembahasan Hasil Kajian Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) Atas Penyesuaian Kegiatan/Usaha Plaza Maliobro dan Hotel Malyabhara tersebut bersama dinas dan lembaga terkait di Kota Yogyakarta yaitu Dinas Perhubungan, Dinas PUPR Bidang Bina Marga, Polresta Yogyakarta dan DPMPT (Dinas Perizinan),” ujar Bakal Calon Bupati Bantul, Ali Rasyid, Jumat (3/5/2024).

Berita Lainnya  Ikut Penjaringan Calon Bupati Dari NasDem, Budi Utomo Siap Tanggalkan KTA PDIP

Berbagai kajian pun dilakukan untuk mengkaji dampak lalu lintas pengembangan dan operasional usaha tersebut terhadap sistem transportasi sekitarnya. Diantaranya mengurangi kemacetan yang terjadi, meningkatkan keselamatan, menciptakan kelancaran dan ketertiban lalu lintas, menata parkir.

Selain itu ada pula analisis transportasi umum, analisis pejalan kaki sekitar kawasan Malioboro dan rekomendasi lainnya berupa pengelolaan dan pemantauan dampak lalu lintas sepanjang kegiatan berlangsung.

“Semoga karya-karya kecil ini bernilai ibadah dalam mempercepat proses perizinan yang berdampak pada percepatan pembangunan di segala bidang, sehingga membawa berkah kebaikan kebermanfaatan yang banyak untuk sekitar kegiatan usaha,” tandasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler