fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Badai Lanina Diperkirakan Lewati Gunungkidul, BPBD Ajak Masyarakat Sigap Hadapi Potensi Bencana Alam

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Badan Metereologi Klimatologi dan Geologi telah mengeluarkan peringatan atas potensi Badai Lanina dari Samudra Pasifik. Badai ini diperkirakan melewati Bumi Handayani. Untuk itu masyarakat diminta agar selalu waspada dan sigap dalam menghadapi potensi bencana alam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Edy Basuki menjelaskan, sejumlah persiapan mitigasi bencana telah dilakukan. Setiap kali BPBD Gunungkidul mendapatkan perkiraan dari BMKG, pihaknya kemudian diteruskan ke seluruh anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di tingkat kalurahan.

“Kemudian untuk kapanewon Rabu kemarin kami sudah mengadakan koordinasi dengan 18 panewu (camat) di Gunungkidul,” ujar Edy, Jumat (16/10/2020).

Dalam koordinasinya, Edy menekankan stakeholder di tingkat kapanewon selalu mengingatkan masyarakat agar bersiap menyambut musim pancaroba. Sejauh ini, bencana hedrometologi masih sering terjadi di kala musim penghujan.

Berita Lainnya  RAPBD P 2018 Ditolak Pemda DIY, Usulan Tambahan Anggaran Kunker Anggota DPRD Sebesar 5 Miliar Ikut Kena Imbas

“Bencana seperti tanah longsor, banjir genangan juga angin puting beliung yang lazim terjadi, masyarakat harus sedini mungkin melakukan mitigasi,” imbuh Edy.

Ia menekankan, masyarakat harus terampil melakukan pemangkasan pohon-pohon yang rawan tumbang. Terlebih pepohonan yang berada di dekat jaringan listrik dan juga rumah.

“Apalagi juga banjir genangan sering sekali terjadi, masyarakat jangan sampai membuang sampah sembaramgan,” ujarnya.

Edy sendiri menyoroti keberadaan luweng yang seringkali justru dijadikan tempat sampah. Ia meminta masyarakat terampil membersihkan luweng untuk memperlancar masuknya air hujan ke sungau bawah tanah.

“Kami sudah melakukan revitalisasi, ada dua luweng di Purwosari dan juga di Semanu. Kami minta masyarakat secara mandiri mempersiapkan mitigasi, harapannya agar jika nanti Badai Lanina datang tidak sefatal saat Siklon Cempaka 2017 lalu,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler