Pemerintahan
Dinkes Mulai Petakan Perkantoran Rawan Penularan Corona
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul hingga kini masih melakukan pemetaan terhadap sejumlah kantor pemerintahan yang dinilai berisiko terpapar covid-19. Hal ini dilakukan karena tidak memungkinkan apabila melaksanakan swab kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Gunungkidul.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menjelaskan, selain keterbatasan alat, tenaga kesehatan untuk pengambilan sampel swab, keterbatasan anggaran juga menjadi pemicu utamanya. Sehingga pihaknya akan memprioritaskan kepada instansi yang berhubungan langsung kepada masyarakat.
“Kami tidak menargetkan, tapi kedepan ada kemungkinan akan melakukan swab di instansi misalnya Disdukcapil atau kantor Setda,” jelas Dewi ketika dikonfirmasi, Senin (31/08/2020).
Namun demikian, pihaknya juga masih berhitung dengan sarana dan prasarana yang ada. Karena dari kebutuhan alat penguji, tenaga penguji hingga laboratorium harus memenuhi kapasitas.
“Kami selalu koordinasi dengan laboratorium untuk pengambilan swab, bisa saja dalam sehari dibatasi jumlah spesimennya yang bisa diambil,” tutur dia.

Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan pengambilan swab ini, Dewi mengatakan masih rencana jangka panjang. Ia belum bisa memastikan karena pihaknya masih fokus pada tracing warga yang terkonfirmasi positif covid19.
“Kami masih fokus pada tracing dari pasien positif,” imbuh Dewi.
Terpisah, Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengatakan, meskipun semua layanan kependudukan dilakukan secara online, pihaknya mengatakan masih banyak masyarakat yang datang langsung ke Disdukcapil, sedar untuk mengurus akta, ataupun yang lainnya. Namun demikian pelayanannya pun dibatasi.
“Kami juga sudah bekerjasama dengan 18 kapanewon di Gunungkidul untuk semua layanan bisa selesai di kantor kapanewon,” jelas Markus.
Ia mengaku, memang pegawainya berkontak langsung dengan masyarakat. Saat dimintai pendapat mengenai pentingnya swab massal di instansinya pihaknya menyerahkan kebijakan ini kepada Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Pencegahan Covid19 Kabupaten Gunungkidul.
“Pada dasarnya kami terbuka, tapi inikan kewenangan gugus tugas,” tutup Markus.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
