fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar

Published

on

Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 157
Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 158 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 159 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 160 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 161 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 162 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 163 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 164 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 165 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 166 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 167 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 168 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 169 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 171 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 172 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 173 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 174

Wonosari,(pidjar.com)–Anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) PAUD 2020/2021 mulai cair. Adapun besarannya sendiri senilai Rp. 7,6 Miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk operasional pendidikan anak usia dini.

Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Disdikpora Gunungkidul, Nani Asyfiah mengatakan, pencairan dana BOP dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada awal Desember lalu. Dana BOP sendiri digunakan untuk kebutuhan operasional pendidikan anak usia dini.

“Saat ini 1.119 lembaga baik PAUD formal maupun non formal di Gunungkidul,” ucap Nani, Jumat (11/12/2020).

Nani menambahkan, jumlah tersebut dibagi kepada 25.218 anak didik PAUD dari usia 0-6 tahun. Masing-masing anak, untuk biaya operasional mengikuti pendidikan akan mendapatkan bantuan senilai Rp. 300ribu per satu semester.

Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 175 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 176 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 170

“Tapi bantuan ini tidak bisa diuangkan, bisanya untuk membeli alat penunjang anak dalam pembelajaran,” imbuh dia.

Ia menambahkan, di tengah pandemi ini kegiatan pembelajaran tatap muka PAUD memang vakum. Namun juga para guru PAUD banyak yang mendatangi anak didik sebagai upaya pembelajaran jemput bola.

“Anggaran ini untuk pembelajaran minimal digunakan 50%, untuk kegiatan pendukung seperti penyediaan makanan maksimal 35% kemudoin untuk perawatan sarana seperti beli tinta printer atau yang lainnya sekitar 15%,” papar Nani.

Terpisah, Kepala Seksi PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikpora, Heru Pranowo mengatakan, ada dua jenis PAUD di Kabupaten Gunungkidul. Keduanya terbagi menjadi PAUD formal yakni Taman Kanak-kanak dan PAUD Non Formal.

“Paud Non Formal ada tiga jenis, kelompok bermain, satuan paut sejenis (SPS) dan taman penitipan anak,” kata Heru.

Menurutnya, jumlah PAUD non formal yakni 618 lembaga. Sedangkan untuk PAUD formal yakmi 585 lembaga.

“Itu percampuran antara yang swasta dan negeri, semua jika siswanya 12 maka dapat BOP,” pungkas Heru.

Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 178 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 179 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 180 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 181 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 182 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 183 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 184 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 185 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 186 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 187 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 188 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 189 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 190 Bantuan Operasional PAUD Cair Rp 7,6 Miliar 191

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler