Kriminal
Bea Cukai Yogyakarta Gagalkan Penyelundupan 54.096 Ekor Baby Lobster
Jogja,(pidjar.com)– Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya penyelundupan Baby Lobster melalui Bandar Udara Internasional Yogyakarta (YIA). Penindakan ini dilaksanakan pada Minggu (01/03) pukul 08.33 WIB di Terminal Keberangkatan Internasional YIA atas rute penerbangan YIA–Singapura.
Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Imam Sarjono, menyampaikan bahwa keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan ini merupakan hasil koordinasi dan peningkatan sinergi antar instansi di lingkungan Bandara YIA.
“Pengungkapan bermula dari deteksi citra X-Ray oleh petugas Avsec terhadap dua koper pada mesin X-Ray bagasi L4 keberangkatan internasional yang menyerupai baby lobster, dengan tujuan penerbangan TR201 menuju Singapura,”ujar Imam Sarjono (2/3/26).
Atas temuan tersebut, Avsec segera berkoordinasi dengan Bea Cukai Yogyakarta dan Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DIY.
“Petugas kemudian mengamankan dua penumpang pemilik koper, yakni HK dan AW, yang saat itu berada di ruang tunggu keberangkatan domestik karena boarding gate internasional belum dibuka,”katanya.
Selanjutnya dilakukan koordinasi dan pemeriksaan fisik bersama antara Bea Cukai Yogyakarta, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Satpel YIA, Avsec YIA, serta Polres Kulon Progo di ruang karantina, disaksikan oleh kedua penumpang.
“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 28.000 ekor baby lobster dalam koper milik AW dan 26.096 ekor baby lobster dalam koper milik HK. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 54.096 ekor Baby Lobster dengan perkiraan nilai mencapai Rp1.081.920.000,- (satu miliar delapan puluh satu juta sembilan ratus dua puluh ribu rupiah), berdasarkan estimasi harga Rp20.000 per ekor,”paparnya.
Berdasarkan wawancara awal, kedua terduga pelaku mengaku bahwa barang tersebut diantarkan oleh seseorang yang tidak dikenal ke tempat penginapan mereka dan selanjutnya akan dibawa ke Singapura.
“Setelah dikeluarkan Surat Bukti Penindakan oleh Bea Cukai Yogyakarta, selanjutnya dilakukan serah terima barang dan penanganan perkara kepada Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan”tambah dia.
Keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan baby lobster ini adalah buah dari koordinasi yang dilaksanakan bersama antara Bea Cukai Jogja, Karantina dan Injourney Bandara YIA yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
“Koordinasi dimaksud adalah untuk meningkatkan awareness bersama instansi yang berada dalam lingkungan bandara YIA terhadap potensi kerawanan penyelundupan baby lobster melalui bandara YIA,”tambahnya.
Bea Cukai Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan guna melindungi sumber daya kelautan Indonesia serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan perekonomian nasional. (Rosa)
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
