Kriminal
Aniaya Istri Lantaran Ditolak Saat Ajak Berhubungan Intim, Pria Kalap Dilaporkan ke Polisi
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–SG (37) warga Desa Ngawu, Kecamatan Playen, harus berurusan dengan hukum. Ia dilaporkan oleh wanita yang masih berstatus sebagai istrinya yang tak terima dipukuli olehnya. SG sendiri kalap setelah ajakannya untuk berhubungan intim ditolak mentah-mentah oleh TW (35) warga Desa Ngawu, Kecamatan Playen.
Panit Reskrim Polsek Ponjong, Ipda Sumiran mengatakan, peristiwa sendiri bermula ketika SG menyambangi TW di sebuah rumah kost di Padukuhan Susukan 1, Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong pada Jumat (27/04/2018) petang lalu. Semenjak rumah tangganya dalam masalah, pasangan tersebut memang pisah ranjang. Mulanya, tak ada masalah dalam pertemuan tersebut dan keduanya mengobrol seperti biasa.
“Antara korban dan pelaku statusnya masih suami istri. Akan tetapi tengah dalam proses perceraian,” beber Sumiran, Sabtu (28/04/2018) malam kemarin.
Masalah mulai muncul ketika pelaku meminta korban untuk melayaninya. Sontak, permintaan tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh korban karena merasa keduanya sudah dalam proses perceraian. Meski SG terus memaksa, namun dengan teguh TW tetap mengutarakan penolakannya.
Hal ini rupanya memicu kemarahan SG. Tak terima dengan penolakan tersebut karena merasa TW masih sebagai istrinya, pelaku lantas memaki-maki korban. Tak cukup sampai di situ, SG yang semakin kalap kemudian mulai memukuli korban.
“Pelaku sempat beberapa kali menampar, memukul, dan juga menendang korban,” jelas Sumiran.
Puas setelah menganiaya TW, SG yang masih dalam kondisi marah meninggalkan istrinya tersebut yang tengah dalam kondisi kesakitan dan shock berat.
Perlakuan kasar dari SG ini rupanya membuat TW tak terima. Setelah berkonsultasi dengan sejumlah kerabat, ia lalu melaporkan penganiayaan yang dialaminya tersebut ke Polsek Ponjong.
Diungkapkan oleh Sumiran, laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami oleh TW itu saat ini tengah diproses oleh jajarannya. Ia mengungkapkan bahwa lantaran kasus ini merupakan delik aduan, pihaknya membuka kesempatan bagi kedua belah pihak untuk melakukan proses perdamaian sebelum kasus ini diproses secara hukum oleh pihaknya.
“Kami masih menunggu adanya perdamaian dari kedua belah pihak. Jika tidak ada perdamaian, maka kasus akan terus kami proses,” lanjut dia.
Meski laporan resmi telah masuk dan diproses, kepada SG, polisi belum menerapkan penahanan. Pelaku yang saat ini telah berstatus terlapor akan dimintai keterangan pada Senin (30/04/2018) mendatang.
“Jika tidak kooperatif bisa jadi kami akan melakukan upaya paksa,” tandas dia.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
