Kriminal
Sempat Bawa Kabur Belasan Juta, Dua Pemuda Dibekuk Polisi
Saptosari,(pidjar.com)–Aksi pembobolan sebuah toko kelontong di Kalurahan Krambilsawit, Kapanewon Saptosari berhasil diungkap aparat kepolisian. Dua orang pelaku berhasil diamankan beberapa jam setelah laporan diterima polisi. Dalam aksinya, para pencuri sempat berhasil membawa kabur uang tunai serta rokok. Mereka saat ini masih diperiksa secara intensif oleh jajaran Polsek Saptosari guna dilakukan pengembangan.
Kapolsek Saptosari, AKP Sigit Tedja Sukmana, menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut diketahui pada Kamis (6/3/2026) sekitar pukul 07.30 WIB kemarin. Saat itu, pemilik toko hendak membuka toko miliknya.
“Korban bersama saksi saat itu hendak membuka toko, namun pintu belakang sudah dalam kondisi terbuka dan grendel pintu dalam keadaan rusak,” ujar AKP Sigit.
Saat masuk ke dalam toko, korban mendapati kondisi di dalam ruangan sudah berantakan. Sejumlah barang dagangan berubah posisi dan laci meja yang biasa digunakan untuk menyimpan uang sudah dalam keadaan diacak-acak.
Korban kemudian memeriksa isi laci dan diketahui uang yang sebelumnya disimpan di dalamnya telah hilang. Setelah memastikan kejadian tersebut, korban kemudian memberitahukan kepada suaminya serta saksi lainnya untuk melakukan pengecekan bersama.

Dari hasil pemeriksaan, dipastikan toko kelontong milik korban telah dibobol maling. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih dari 10 juta rupiah, yang terdiri dari uang tunai 10 juta, tiga slop rokok Sampoerna Mild, serta delapan bungkus rokok merek ST.
“Setelah mengetahui kejadian tersebut korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Saptosari sekitar pukul 08.15 WIB,” jelasnya.
Menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian perkara (TKP). Berdasarkan keterangan saksi serta barang bukti yang ditemukan di lokasi, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku.
Pada Kamis malam sekitar pukul 21.30 WIB, polisi berhasil menangkap dua orang tersangka berinisial RF, warga Bantul, dan NP, warga Panggang.
“Dari hasil penyelidikan, kedua pelaku berhasil kami amankan pada malam hari,” kata AKP Sigit.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui para pelaku menjalankan aksinya pada dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Mereka masuk ke area toko dengan cara memanjat pagar bagian belakang, kemudian merusak pintu belakang sebelum akhirnya masuk ke dalam toko dan mengambil uang serta sejumlah barang dagangan.
Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Saptosari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut.
“Masih kita dalami, termasuk kemungkinan ada lokasi lain yang menjadi sasaran kejahatan mereka,” beber Kapolsek.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
