fbpx
Connect with us

Sosial

Belajar Ikhlas dengan Berpuasa Ramadhan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Puasa saat bulan Ramadhan adalah puasa yang wajib dijalankan oleh umat muslim. Puasa ramadhan bernilai lebih mulia karena dapat mengangkat harkat dan martabat umat manusia.

Kepala Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi mengatakan dalam menjalankan ibadah wajib puasa berorientasi keridhoan Allah. Bagi yang khusuk melaksanakannya akan diberikan pahala yang besar di akhirat nanti.

“Puasa ramadhan itu tidak hanya menahan lapar dan dahaga, juga melatih umat untuk belajar ikhlas,” kata Arief Gunadi, Minggu (18/4/2021).

Maksud dari ikhlas, menurut Arief Gunadi, puasa adalah gabungan antara ibadah dan fisik yang harus menahan lapar dan dahaga, sehingga rasa ikhlas sulit didapatkan. Seperti melihat orang yang tidak berpuasa sedang santai makan dan minum di warung saat siang hari.

“Disini hati ikhlas akan diuji,” tegasnya.

Adapun pada 10 hari pertama rahmad yang diberikan adalah kasih sayang atau belas kasih bagi manusia yang berpuasa. Mereka akan diberikan panjang umur, beban sulit akan dipermudah, lapang rezeki dan kesehatan.

Kemudian pada periode 10 hari kedua, akan menghadirkan ampunan bagi mereka yang berpuasa dan bersyukur. Diantaranya diampuni dosa-dosanya selama ini. Sedangkan pada periode 10 hari ketiga, amalan, ibadah, dan doa yang dilakukan akan dijabah dengan mudah oleh Allah. Selain berpuasa tentu harus diimbangi dengan ibadah lain, seperti sholat 5 waktu, tarawih dan ibadah lainnya.

“Selama ramadhan ini kita akan dibukakan pintu-pintu surga oleh Allah SWT. Pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu, mari kita berbondong-bondong menjalankan perintahnya untuk mendapatkan keridhoan-Nya,” papar dia.

Hal senada diungkapkan oleh Ustadz Abduh Tuasikal. Ia berpesan, meski sedang berpuasa jangan sampai membuat orang-orang malas dalam melakukan kegiatan, umat harus ingat betapa besarnya pahala yang akan diperoleh.

“Mari kita perbaiki ibadah di bulan Ramadhan ini agar menjadi lebih baik. Terlebih ditengah pandemi ini seharusnya menyemangati kita agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler