Connect with us

Sosial

Belum Ada Penelitian, Masyarakat Diminta Tidak Konsumsi Langsung Air Dari Sumber Anyar

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menghimbau masyarakat di sekitar sumber air yang muncul dari hasil pengeboran untuk tidak langsung meminumnya. Hal tersebut lantaran masih belum diketahui kandungan-kandungan yang terkandung dari air tersebut apakah berbahaya atau tidak. Hingga saat ini, memang belum ada penelitian terkait sumber-sumber air ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajat Ruswandono memaparkan, munculnya air yang cukup melimpah di wilayah Padukuhan Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin ini memang patut disyukuri. Di saat sebagian wilayah di Gunungkidul mengalami kesulitan air, justru muncul sumber air yang ditemukan.

Kendati demikian, dirinya berharap kepada masyarakat di sekitar untuk tidak langsung mengkonsumsi air yang muncul dari dalam tanah itu. Ia beranggapan, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kandungan di dalam air tersebut.

Berita Lainnya  Kisah Karjiyem 31 Tahun Rawat Anak Polio di Tengah Himpitan Ekonomi

“Kita kan tidak tahu apa saja kandungan yang ada dibawa air tersebut. Saya himbau jangan dikonsumsi secara langsung,” ujar Drajat, Kamis (05/09/2019).

Menurutnya, kondisi geografis Gunungkidul merupakan tanah karst. Sehingga tidak menutup kemungkinan air tersebut banyak mengandung kapur. Sehingga ketika dikonsumsi jangka panjang dapat berbahaya bagi kesehatan.

“Kalau terlalu banyak meminum air yang mengandung kapur kan efek jangka panjang bagi tubuh manusia jelas tidak bagus, tetapi kalau air tersebut hanya untuk kebutuhan pertanian ya, silahkan saja,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan terhadap mata air yang keluar dari sumur bor di Semin. Ia memprediksi bahwa air yang keluar mampu mencukupi kebutuhan pertanian seluas 10 hektar.

Berita Lainnya  Kabar Hoax Pemutihan Perpanjangan SIM Beredar, Polres Gunungkidul Dibanjiri Warga

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak menanam terlebih dahulu karena saat ini air yang keluar dari sumur bor masih menjadi tontonan masyarakat sekitar,” ujar Bambang.

Dengan adanya sumber air baru dan menjadi satu-satunya di kawasan tersebut pihaknya belum akan membangun saluran irigasi karena sebelumnya di daerah tersebut sudah mendapatkan bantuan berupa pembangunan parit.

“Warga sudah membuat saluran air ke lahan-lahannya memakai pipa peralon,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler