Pariwisata
Belum Akan Terapkan Konsep Wisata Halal, Obyek Wisata di Gunungkidul Diklaim Sudah Moslem Friendly
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Konsep wisata halal saat ini tengah digagas oleh pemerintah untuk diterapkan di berbagai destinasi wisata. Bukan tidak mungkin nantinya, konsep semacam ini juga diterapkan di Gunungkidul. Dari Pemkab sendiri terus melakukan kajian terkait dengan kemungkinan penerapan wisata halal di Gunungkidul. Termasuk dengan belajar langsung dari daerah-daerah yang telah menerapkan konsep pariwisata semacam ini.
Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul sendiri menyebut untuk pembangunan kawasan wisata halal memang memerlukan kajian khusus. Namun demikian, pihaknya menjamin seluruh destinasi yang ada saat ini sudah ramah terhadap wisatawan muslim atau moslem friendly.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono memaparkan, hingga kini pihaknya belum melakukan perencanaan terkait dengan penerapan konsep kawasan wisata halal. Sebab menurutnya, untuk hal itu memerlukan kajian khusus sehingga tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Untuk itu, pihaknya juga belum bisa menyampaikan perencanaan pembangunan kawasan wisata halal di Gunungkidul. Pun demikian dengan lokasi atau destinasi mana saja yang nantinya akan dibidik.
“Konsepnya seperti apa belum bisa kami rumuskan. Konsep menyeluruh tentang konsep wisata halal perlu kajian dulu,” terang Hary, Senin (18/11/2019).

Namun begitu, pihaknya menjamin seluruh destinasi wisata yang ada saat ini telah ramah terhadap wisatawan muslim. Ia mengambil contoh telah tersedianya mushola di setiap destinasi yang ada.
“Yang jelas kalau terkait dengan pelayanan kami selalu mengupayakan untuk moslem friendly. Sarana untuk sholat kita sediakan hampir di seluruh destinasi yang ada,” beber Hary.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Kelik Yuniantoro menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dalam kunjungan itu, pihaknya ingin mengetahui apa itu yang dimaksud dengan wisata halal dan juga sekaligus melihat langsung bagaimana konsep wisata halal ini dikembangkan oleh Pemerintah Kota Mataram.
“Banyak manfaat yang kita dapat, karena kita melihat langsung dan bertanya langsung kepada pemerintah setempat terkait dengan wisata halal,” ungkap Kelik.
Ia menambahkan, wisata halal yang diterapkan di Kota Mataram mempunyai tujuan untuk membidik wisatawan asal Timur Tengah. Artinya, pemerintah setempat ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan Timur Tengah itu saat berkunjung ke Kota Mataram.
“Nanti akan kita koordinasikan bersama apa yang kita peroleh. Sehingga nantinya mampu meningkatkan pendapatan asli daerah,” terangnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
