Peristiwa
Bencana Angin Kencang Juga Terjang Ngawen, Rusak Rumah Warga, Masjid dan Balai Padukuhan
Ngawen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (05/12/2018) siang hingga sore selain melanda Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong juga memporak-porandakan sejumlah rumah milik warga di Padukuhan Ngawen, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen. Sebanyak 6 rumah milik warga, Masjid dan balai padukuhan dilaporkan mengalami kerusakan. Tak ayal kejadian yang berlangsung begitu cepat ini sempat membuat masyarakat setempat dilanda kepanikan.
Informasi yang berhasil dihimpun, sejak siang tadi, awan hitam memang telah menyelimuti wilayah Kecamatan Ngawen. Sekitar pukul 15.00 WIB, hujan mulai mulai turun begitu deras dan disertai tiupan angin yang cukup kencang. Tak berselang lama warga Padukuhan Ngawen justru dibuat geger dengan sapuan angin yang mendadak sangat kencang. Derasnya hembusan angin tersebut bahkan sampai mengakibatkan genting rumah milik warga banyak yang berjatuhan hingga mengalami kerusakan.
Ketua Tagana Gunungkidul, Sumardi mengatakan, berdasarkan laporan sementara, tercatat sebanyak 6 bangunan rumah milik warga, satu bangunan masjid dan satu bangunan balai padukuhan yang mengalami kerusakan. Mayoritas kerusakan terjadi di bagian atap di mana cukup banyak genteng yang melorot tersapu angin. Tak sedikit pula genteng yang jatuh lantaran tiupan angin kencang tersebut.
“Untuk bangunan rumah dan masjid sudah terkondisikan oleh warga dan relawan yang siap siaga melakukan perbantuan,” kata Sumardi saat dihubungi, Rabu petang.
Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Warga telah siap siaga dalam menangani kejadian semacam ini. Rencananya, masyarakat dibantu oleh para relawan akan melakukan kerja bakti perbaikan atap Balai Padukuhan Ngawen pada Kamis (06/12/2018) esok. Kerugian diperkirakan hanya mencapai ratusan ribu mengingat kerusakan yang terjadi tidak begitu fatal.
Ia juga menghimbau warga untuk lebih waspada. Pergantian musim seperti ini cuaca di daerah memang sulit ditebak. Pada mulanya panas namun seketika bisa berubah tiba-tiba menjadi mendung pekat dan berpotensi hujan disertai angin atau kilat yang menyambar. Pihaknya meminta masyarakat untuk mewaspadai beberapa bencana alam yang berpotensi terjadi di masing-masing wilayah misalnya genangan air, tanah longsor, pohon tumbang atau lainnya.
“Mengenal kriteria lingkungan sangat disarankan. Untuk yang berada di luar rumah sebaiknya tidak berteduh atau melakukan aktifitas di bawah pohon saat hujan turun,” tambah dia.

Terpisah, Kasi Humas Polsek Ngawen, Aipda Jayadi mengatakan mendapat laporan adanya kejadian angin kencang yang memporak porandakan sebagian rumah warga dan fasilitas umum, Kapolsek dan 3 anggota Polsek langsung bergegas melakukan pengecekan. Dari sejumlah laporan yang ada, memang sudah sebagian terkondisikan lantaran kerusakan tidak begitu fatal.
“Untuk balai dusun memang belum terkondisikan, rencananya besok pagi,” ucap dia.
Disinggung mengenai kesiapsiagaan masyarakat setempat dalam menghadapi bencana lantaran wilayah Ngawen memang cukup rawan, Jayadi mengklaim bahwa warga Kecamatan Ngawen terus dibekali dengan pemahaman dan pengetahuan oleh sejumlah lembaga dalam menghadapi atau menangani adanya bencana. Berada di daerah zona utara dan masuk dalam kategori daerah rawan tentu pelatihan dan sosialisasi sangat perlu dilakukan.
“Kalau panik mungkin tidak terjadi. Masyarakat sini sudah banyak dibekali untuk tetap tenang jika ada kejadian, jika sekiranya mampu dikondisikan ya langsung tertangani sendiri. Seperti ini tadi ada beberapa rumah dilaporkan rusak tapi langsung dapat dikondisikan,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
