fbpx
Connect with us

Pariwisata

Berikan Diskon untuk Sesama Anggota, PHRI Berharap Bangkitkan Ekonomi

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari(pidjar.com)–Usaha jasa pariwisata saat ini bisa dikatakan usaha paling terdampak pandemi. Pola adaptasi kebiasaan baru tengah diupayakan pemerintah sejak Juni lalu lambat laun menjadi harapan baru bagi pengelola usaha jasa wisata. Bak angin segar di tengah gurun pasir, usaha perhotelan dan resto di Gunungkidul sedikit demi sedikit mulai bangkit.

Baru-baru ini, Persatuan Hotal dan Restoran di Gunungkidul membuat trobosan yang cukup unik untuk saling menguatkan satu dengan yang lainnya. Di dalam internal anggota, PHRI membuat kartu diskon khusus bagi restoran maupun hotel sesama anggota.

“Diskonnya 10% untuk 70 restoran dan hotel di Gunungkidul, ya tujuannya saling menguatkan bangkit dari pandemi ini,” ucap Ketua PHRI Gunungkidul, Sunyoto, Rabu (19/08/2020).

Dikatakan Sunyoto, hampir keseluruhan anggota PHRI di Gunungkidul terdampak pandemi. Untuk sedikit demi sedikit bangkit mereka memiliki cara untuk saling menguatkan yakni dengan meluncurkan kartu diskon Ini.

“Tujuannya untuk menggerakkan sektor riil atau tetap beredarnya uang dalam masa pandemi ini,” imbuhnya.

Selain itu, Sunyoto memastikan, pemilik usaha jasa wisata telah ketat menerapakan protokol kesehatan. Seperti penggunakan alat pelindung diri saat memberikan pelayanan kepada pelanggan dan juga keseterilan baik ruangan maupun makanan harus tetap terjaga.

“Seiring dengan ujicoba kebiasan baru di lokasi wisata kami juga cepat menyesuaikan diri untuk memberika pelayanan maksimal,” kata Sunyoto.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata, Harry Sukmono mengatakan, pihaknya juga telah melakukan ceklis penilaian bagi seluruh lokasi jasa wisata. Ia memberi contoh ada ceklist poin-poin tertentu yang merujuk pada penerapan AKB.

“Kami menyediakan ceklis misalnya adanya termogun, penggunakan alat pelindung seperti faceshield saat memberikan pelayanan, ketersediaan handsanitizer dan lokasi cuci tangan di hotel maupun resto, ini usaha agar kita tetap zero kasus dari lokasi wisata di masa uji coba,” tutup Harry.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler