Sosial
Berkunjung ke Hutan Jati Menggora, Menikmati Spot Foto Ala Musim Gugur Eropa
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hutan Jati Menggoro di Desa banyusoco, Kecamatan Playen mendadak menjadi perhatian warga Gunungkidul. Hutan jati yang biasanya sepi dan hanya sedikit orang yang bahkan tahu tentang lokasi tersebut tiba-tiba terkenal pasca penemuan kerangka manusia yang terkubur. Namun di balik misteri penemuan kerangka manusia ini, Hutan Jati Mengguro sebenarnya menyimpan pesona tersediri.
Hutan Jati Menggora sebenarnya menjadi magnet bagi pemburu foto-foto. Di lokasi ini, banyak terdapat spot-spot foto alami yang cukup indah dan tentunya instagramable.
Ribuan batang pohon jati yang tingginya sudah mencapai 15 hingga 20 meter ditanam dengan rapi. Di musim kemarau ini seluruh dedaunan pohon jati tengah jatuh ke tanah di atasnya pohon hanya nampak rangkaian batang dan ranting yang nampak membentuk lukisan alam.
Hamparan permadani dari dedaunan jati yang telah kering menambah asrinya suasana. Tak ada ilalang di sela sela pohon jati sehingga sepanjang mata memandang akan nampak hamparan dedaunan kering berwarna coklat diantara jajaran pohon jati yang tertata rapi dengan ukuran hampir sama satu dengan yang lainnya.


Yanto, warga setempat mengatakan, hampir setiap hari dirinya menemukan orang-orang yang sengaja datang dari jauh. Mereka biasanya datang hanya untuk sekedar berfoto di antara pohon-pohon jati tersebut. Bahkan seringkali pasangan muda-mudi yang nampaknya akan segera menikah tengah mengambil gambar untuk keperluan pernikahan mereka.
“Istilahnya apa? Oh iya preweding. Sering banget di sini,” ujarnya, Jumat (04/10/2019) siang.
Tak hanya itu orang yang melintas di kawasan tersebut juga sering Berhenti sejenak untuk mengambil foto sembari beristirahat di bawah rindangnya hutan pohon jati. Sembari berteduh, hamparan aspal yang seakan membelah hutan jati bisa juga menjadi spot foto yang sangat artistik.
Tak jarang Yanto diminta untuk mengantarkan para penggila foto selfie atau swafoto ini untuk mencari lokasi lokasi yang sekiranya rasa cukup bagus. Setiap hari, pasti ada saja yang datang ke kawasan hutan tersebut. Jumlah pengunjung sendiri akan semakin meningkat ketika di akhir pekan mulai Jumat hingga Minggu.

Novya (23) salah seorang warga kota Yogyakarta mengaku sengaja datang jauh-jauh untuk sekedar berfoto. Meskipun hutan jati ini kini sudah kering kerontang, namun baginya hal ini justru sangat menarik untuk dijadikan sebagai latar dirinya berfoto. Dirinya tahu lokasi tersebut dari temannya yang sebelumnya telah mengunggah foto-foto ketika ada di kawasan hutan ini.
“Asyik juga kayak di Eropa gitu loh kayak musim gugur. Jadi nggak perlu pergi ke Eropa hanya untuk berfoto di musim gugur aja karena di Gunungkidul ternyata ada,” ujarnya.
Sementara pengunjung lainnya, Juli (37) warga Giwangan kota Yogyakarta mengaku setiap tahun pasti datang ke kawasan hutan tersebut. Tak hanya ketika musim kemarau di mana daun daun jati berguguran, di kawasan ini juga sangat menarik ketika pohon jati mulai berbunga. Karena saat itu ribuan kupu-kupu akan menghiasi langit di kawasan hutan jati seluas 5 hektar tersebut.
“Setiap tahun pasti ke sini. Sangat indah pokoknya,” tutup Juli.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
