Peristiwa
Berniat Ambil Ember Yang Jatuh, Paryadi Terjebak di Dasar Sumur Sedalam 20 Meter
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Paryadi warga Padukuhan Ngawu Rt 06/01, Desa Ngawu, Kecamatan Playen nyaris mengalami nasib naas pada Jumat (22/03/2019) pagi tadi. Pria tersebut sempat terjebak di dalam sumur yang berada di dekat rumahnya selama beberapa waktu. Beruntung meski sempat lemas akibat menghirup gas beracun di dasar sumur, ia berhasil diselamatkan. Paryadi sendiri terjebak di dasar sumur lantaran sebuah ember yang terjatuh ketika ia memperbaiki pompa air.
Kepala Desa Ngawu, Wibowo Dwi Jatmiko mengatakan peristiwa yang dialami oleh salah seorang warganya itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, Paryadi baru saja selesai memperbaiki pompa air yang terpasang. Akan tetapi ternyata sebuah ember yang sering ia gunakan untuk mengambil air justru tertinggal di dalam sumur sedalam 20 meter tersebut. Korban kemudian berusaha mengambilnya di dalam sumur dengan menuruni lubang sumur.
Upaya yang ia lakukan itu justru berbuntut pada insiden yang tidak terduga. Ia terjebak di dalamnya selama beberapa waktu. Gas beracun dari dalam yang cukup kuat yang dihirup Paryadi membuatnya semakin tak bisa berkutik. Beruntung meski menghadapi situasi tersebut ia masih mampu berteriak minta tolong.
“Teriakan dari Pak Paryadi itulah yang membuat keluarga dan tetangga kemudian mencari sumber suara. Ternyata berada dari dalam sumur,” kata Wibowo Dwi Jatmiko, saat dikonfirmasi.

KOrban usai berhasil dievakuasi
Kepanikan dan kekhawatiran pun menyelimuti benak keluarga dan masyarakat. Evakuasi terhadap Paryadi pun berlangsung sekitar 30 menit. Masyarakat bahu membahu dalam mengevakuasi Paryadi dari dasar sumur meski dengan peralatan seadanya.
“Saat berhasil diangkat, kondisinya masih sadar bisa diajak komunikasi dan tidak ada luka. Memang cukup mengkhawatirkan karena kebetulan gas sumur itu cukup kuat dan besar,” imbuh dia.
Adapun proses evakuasi yang dilakukan yakni menggunakan alat ala kadarnya, sebuah tangga di turunkan ke dalam sumur kemudian ditarik oleh warga dan akhirnya tubuh Paryadi berhasil diangkat oleh warga setempat secara beramai-ramai. Menurutnya, Paryadi sendiri sering kali turun ke sumur untuk memperbaiki peralatan yang rusak.
Kejadian tersebut menjadi salah satu pembelajaran agar lebih berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat melakukan aktifitas, terlebih aktifitas yang membahayakan diri sendiri.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
