Advertorial
Bikin Generasi Muda Malas dan Picu Kriminalitas, Kapolres Nyatakan Perang Terhadap Peredaran Pil Koplo
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polres Gunungkidul mencanangkan perang terhadap peredaran pil koplo. Langkah ini ditempuh lantaran saat ini, peredaran pil koplo di kalangan remaja dan pemuda sudah dalam taraf yang sangat mengkhawatirkan. Harga yang murah dengan efek memabukkan yang cukup besar menjadikan pil ini semakin marak dan ngetrend beredar di kalangan muda.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady memaparkan, peredaran pil koplo di Gunungkidul ini mendapatkan pantauan khusus dari jajarannya. Dikatakan Ahmad, pengawasan serta penindakan khusus harus segera dilakukan lantaran ia berpendapat bahwa peredaran pil psikotropika semacam ini merupakan upaya pelemahan generasi bangsa.
Peredaran pil koplo di Gunungkidul sendiri cukup memprihatinkan. Hal ini bisa dilihat dari parameter jumlah pelaku penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankan oleh Satresnarkoba Polres Gunungkidul di mana para penyalahguna obat psikotropika menjadi mayoritas.
“Kita akan lakukan pengawasan khusus guna mempersempit ruang gerak para pengedar pil koplo di wilayah Gunungkidul,” ucap Kapolres.
Ia menambahkan, selain melemahkan generasi muda bangsa yang menjadi pangsa pasar obat-obatan terlarang jenis ini, pil koplo juga memicu tindakan kriminalitas. Biasanya para pemuda yang mengkonsumsi obat ini akan menjadi malas-malasan.

“Dan pada akhirnya mereka melakukan tindakan kriminalitas,” ucap dia.
Modus peredaran pil disebut Kapolres bahwa barang tersebut didapatkan dari luar kota seperti misalnya dari Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Dari situ kemudian para pengedar menjualnya secara eceran dari tangan ke tangan dalam suatu jaringan.
Dilanjutkan Ahmad, pada awal tahun ini pihaknya berhasil membongkar jaringan peredaran pil koplo di Gunungkidul. Sebanyak 4 orang pemuda bersama barang bukti 879 butir pil koplo berhasil diamankan oleh polisi.
Operasi penangkapan para pelaku pengedar pil koplo ini diterangkan Ahmad telah berlangsung sejak akhir Januari 2018 silam. Saat itu polisi membekuk seorang pemuda berinisial DP, warga Kecamatan Ponjong bersama dengan barang bukti 10 butir pil trihex dan uang hasil penjualan sebesar Rp100.000. Dari penangkapan tersebut, polisi mendapatkan keterangan bahwa DP mendapatkan barang haram yang dimilikinya dari JAP (19). Penangkapan terhadap JAP lantas dilakukan di mana polisi berhasil mengamankan barang bukti pil koplo sebanyak 59 butir serta uang tunai Rp120.000.
Pengembangan kemudian dilakukan dengan menangkap salah seorang bandar pil di Nglipar dengan pelaku RAS (20) dengan barang bukti 100 butir pul. Tak berhenti, penangkapan lanjutan dilakukan di wilayah Sleman dengan tersangka atas nama ABS yang saat itu membawa 710 butir pil trihex.
“Para pelaku kita jerat dengan UU Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tuntas Ahmad.
Tidak berhenti disitu saja, kasus terus dikembangkan hingga petugas mendapati 100 butir pil putih dari tangan RAS (20) warga Nglipar. Kemudian pengembangan kembali dilakukan hingga petugas berhasil mengamankan 710 butir pil di wilayah Sleman dari tangan ABS.
"Para pengedar terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara," imbuh Kapolres.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 hari yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
