fbpx
Connect with us

Sosial

BNP2TKI Sediakan Ribuan Slot Pelatihan Gratis Bagi Calon TKI

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Bekerja dengan gaji yang tinggi adalah dambaan setiap orang. Namun seringkali lowongan kerja dengan gaji tinggi ini membutuhkan kualifikasi yang tinggi sehingga slot yang tersedia pun sangat sedikit. Dengan karakter lapangan kerja di Indonesia yang demikian, bekerja di luar negeri menjadi salah satu solusi. Namun untuk bisa bekerja di sektor formal di luar negeri, tentu membutuhkan skill dan kualifikasi yang mumpuni. Terutama yang paling penting adalah kemampuan bahasa asing serta keahlian di bidang tertentu.

Dengan kualifikasi semacam ini, tentunya para tenaga kerja yang hendak dan berminat untuk bekerja di luar negeri membutuhkan pelatihan agar bisa menjadi tenaga kerja yang berkualitas. Namun tentunya untuk bisa mendapatkan pelatihan skill tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Ini yang menjadi kendala bagi sebagian warga masyarakat.

Melihat besarnya minat maupun peluang tenaga kerja Indonesia untuk mengadu nasib di luar negeri, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menggelar program pelatihan gratis bagi para calon TKI. Di Gunungkidul sendiri, pelatihan ini digelar di Marine Cruise, Desa Bandung, Kecamatan Playen.

Deputi Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI, Erlia Rosalina memaparkan, program pemberian bantuan pelatihan calon TKI ini sendiri sudah dilangsungkan sejak tahun 2017 silam. Dengan adanya pelatihan gratis ini, para calon TKI nantinya diharapkan bisa mempunyai skill sehingga memenuhi kualifikasi dari pengguna jasa mereka di luar negeri.

“Karena kualifikasi yang diinginkan oleh penyedia lowongan kerja memang cukup tinggi, jadi memang harus mendapatkan pelatihan,” papar Erlia, ketika ditemui saat mengunjungi program pelatihan sekaligus juga peresmian gedung baru tempat kursus perhotelan Marine Cruise, Selasa (14/08/2018) siang kemarin.

Berita Lainnya  Dapat Perhatian Dari Pemerintah Desa, Fenomena Sumber Air Memancar Jadi Berkah Untuk Masyarakat Natah

Menurut Erlia, nantinya para peserta akan mendapatkan pelatihan gratis sebanyak 250 jam pelajaran. Pada tahun 2018 ini, pihaknya menyediakan kuota sebanyak 2000 orang di 7 provinsi antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali serta NTB. Hingga pertengahan tahun ini, sedikitnya sudah 700 orang yang mendapatkan pelatihan dan 745 orang lainnya tengah mendapatkan pelatihan ini. Adapun beberapa bidang yang menjadi bidang pelatihan adalah kesehatan, hospitality, nurse, otomotif, pengelasan. Untuk pelatihan di Marine Cruise Gunungkidul kali ini, sebanyak 50 peserta mendapatkan pelatihan mengenai hospitality dengan sasaran bekerja di kapal pesiar. Para peserta juga akan mendapatkan pelatihan penguasaan bahasa asing untuk praktek bekerja di mana menjadi masalah utama TKI yang selama ini terjadi. Selain itu, para calon TKI tersebut juga akan mendapatkan bantuan untuk mencari lowongan pekerjaan di luar negeri.

“Kemarin (2017) kita memberangkatkan 1165 TKI, kita berharap tahun ini bisa meningkat dan sesuai target,” bebernya.

Dengan bekerja di liar negeri, para TKI memang akan mendapatkan upah yang cukup tinggi. Minimal setiap bulan mereka akan mendapatkan gaji pokok sejumlah minimal 8 hingga 10 juta per bulan. Di beberapa bidang, upah yang didapat bahkan minimal menyentuh angka 20 juta per bulan. Sebuah jumlah yang tentunya sangat menggiurkan dan menjamin kesejahteraan para TKI. Menurut Erlia, pendapatan para TKI sendiri masih berpeluang bertambah lantaran masih ada upah lembur maupun hak-hak lainnya.

Berita Lainnya  Langka di Pasaran, Harga Bawang Bombai Melonjak Hingga 300%

“Jika berminat mendapatkan pelatihan gratis ini, silahkan mendaftar di kantor BNP2TKI DIY,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapala BNP2TKI DIY, Suparjo menambahkan, setiap tahunnya, sebanyak 1500 penduduk DIY pergi bekerja ke luar negeri. Dari jumlah ini, sektor perhotelan serta kapal pesiar memang menjadi salah satu bidang tertinggi yang diminati di mana per tahunnya, ada 150 orang yang berangkat. Selain itu, ada banyak pula yang berangkat untuk bekerja di Jepang dan Korea di sektor manufaktur.

Banyaknya minat warga DIY yang bekerja di luar negeri ini disebut Suparjo bedampak cukup signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Seperti misalnya untuk pekerja di kapal pesiar, setiap pulang, sedikitnya mereka membawa pulang uang tunai sebesar minimal 200 juta.

“Ya memang cukup sejahtera para TKI ini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Marine Cruise, Rahmat Prajoko menyambut baik adanya pelatihan gratis yang diadakan oleh BNP2TKI ini. Menurutnya ini menjadi sebuah peluang bagi warga Gunungkidul yang ingin meningkatkan taraf hidupnya.

Pihaknya sendiri berjanji akan bekerja keras dalam melatih para calon TKI tersebut sehingga nantinya bisa memiliki kemampuan dan bisa bekerja di kapal pesiar sesuai yang diinginkan.

“Kita genjot juga dengan pelatihan bahasa Inggris. Kampus kami ini adalah english area di mana setiap siswa wajib menggunakan bahasa Inggris. Ini menjadi salah satu metode pelatihan kami,” tutur dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler