Peristiwa
Buntut Aksi Teror Bom Bunuh Diri di Sukoharjo, Pos Jaga Operasi Ketupat Dijaga Polisi Bersenjata
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ledakan bom yang diduga merupakan aksi bunuh diri di Pos Pantau Polres Sukoharjo pada Senin (03/06/2019) malam kemarin sempat membuat geger. Gunungkidul, sebagai salah satu wilayah terdekat dengan Sukoharjo pun patut waspada lantaran bukan tidak mungkin peristiwa semacam ini bisa juga terjadi di wilayah Gunungkidul. Namun begitu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak mengalami kegelisahan berkaitan dengan kejadian bom bunuh diri di Sukoharjo ini.
Sebagai informasi, ledakan bom di sekitaran Bundaran Kartasura tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri, RA, meledakan sebuah bom yang ia bawa. Beruntung, upaya teror RA tersebut tak sampai melukai korban lainnya. Hanya pelaku yang mengalami luka serius dan mendapatkan penanganan medis. RA saat ini dirawat intensif di RS PKU Muhammadiyah Kartasura lantaran luka di bagian perut, tangan dan kaki.
Berkaitan dengan kejadian ini, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan seluruh anggota Polres Gunungkidul agar waspada. Kapolres menegaskan apabila seluruh anggota saat ini telah siap siaga menghadapi segala kemungkinan yang terjadi, termasuk adanya serangan teror. Guna menjaga keamanan, kepolisian sendiri meningkatkan pengamanan di sekitar pos jaga yang tersebar di seluruh Gunungkidul. Petugas bersenjata ditugaskan melakukan pengawalan untuk mengantisipasi jika adanya serangan-serangan dari teroris.
“Sejak awal kita sudah antisipasi dengan meningkatkan kewaspadaan antisipasi teror. Setiap pospam kita berikan senjata dan juga rompi serta helm,” ujar Fuady, Selasa (04/06/2019).
Disinggung mengenai langkah tegas yang akan dilakukan jajaran kepolisian, Fuady mengatakan tetap akan menjalankan sesuai SOP yang ada. Meski begitu, ia tidak menampik jika nantinya akan dilakukan tindakan tegas berupa tembak di tempat untuk pelaku teror.

“Masalah SOP sudah ada prosedurnya sesuai dengan tahapan. Intinya kita tetap mewaspadai pelaksanaan tugas personil di lapangan,” ujar Fuady.
Kapolres menegaskan, dengan adanya aksi teror ini pihaknya meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, sedari awal Operasi Ketupat Progo dilaksanakan, pihaknya memang sudah siap memberantas aksi-aksi teror yang kemungkinan ada.
“Teror wajib kita lawan bersama-sama,” tegas Kapolres.
Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir dengan teroris. Pihaknya berjanji akan terus menjaga keamanan di wilayah Gunungkidul dari aksi-aksi teror.
“Jangan takut dengan aksi teror, kita akan siap mengamankan masyarakat merayakan Idul Fitri. Sekali lagi masyarakat jangan takut dengan aksi teror, karena memang tujuan teror adalah untuk menimbulkan ketakutan di masyarakat,” pungkas Fuadi.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
