Peristiwa
Bus Berisi Puluhan Penumpang Terguling di Pok Cucak, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rombongan wisatawan dari Pasar Pagi, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulonprogo mengalami kecelakaan tunggal di jalan Bedoyo-Semanu tepatnya di Padukuhan Asemlulang, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, Sabtu (08/1/2022) siang tadi. Kecelakaan tersebut disebabkan karena bus berisi 32 penumpang tersebut tidak kuat menanjak dan kemudian terguling. Sejumlah penumpang harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka akibat insiden ini.
Kapolsek Ponjong, Kompol Basuki Triyono mengungkapkan, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Bermula ketika bus bernopol G 7002 OJ yang dikemudikan oleh Dwi Anis Mardiansyah (30) warga Blendung, Kecamatan Blendung, Kabupaten Purwodadi, Jawa Tengah melaju dari arah Semanu menju Bedoyo.
Sesampainya di lokasi kejadian yang memang berkondisi tanjakan curam, bus kemudian tidak kuat menanjak. Apesnya, di tengah-tengah tanjakan tersebut, mesin kendaraan justru mati. Bus naas ini lantas berjalan mundur. Dalam kondisi tersebut, pengemudi yang panik berusaha mengendalikan laju mundur kendaraan tersebut. Ia kemudian membanting stir ke kanan sehingga bus itu menabrak tebing.
Benturan yang cukup keras membuat bus terpental. Bus baru berhenti setelah terguling.
“Kendaraan baru terhenti setelah menabrak tebing. Bus lalu terguling sehingga badan bus sendiri sampai memakan jalan lawan,” ucap Kompol Basuki saat dikonfirmasi.

Tak pelak pasca insiden ini, kepanikan langsung melanda puluhan penumpang bus. Mereka berhasil keluar dari badan bus yang terguling. Sebagian besar penumpang sendiri hanya mengalami luka ringan maupun shock. Namun begitu, ada 8 penumpang yang kesemuanya merupakan warga Kulonprogo mengalami luka-luka cukup serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit Pelita Husada Semanu.
“Semua penumpang maupun pengemudi dalam kondisi selamat. Memang ada yang luka-luka dan sudah tertangani. Mereka ini rombongan yang mau berwisata ke Pantai Klayar,” sambung dia.
Jalur Bedoyo-Semanu ini merupakan jalur rawan kecelakaan. Kompol Basuki sendiri menghimbau agar pengguna jalan lebih waspada dan hati-hati saat melintas di jalur tersebut. Terlebih kendaraan yang bermuatan berat juga harus lebih siaga dan menghafal kondisi jalurnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
