fbpx
Connect with us

Pariwisata

Camping Syahdu di Kali Lemusur, Berlokasi di Dekat Calon Taman Safari

Published

on

Panggang, (pidjar.com)–Masyarakat Padukuhan Pacar 2, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang tengah bersiap mengembangkan wisata alam. Meski saat ini masih dalam masa penerapan PPKM, akan tetapi tak mengurangi semangat masyarakat setempat. Diharapkan nantinya, obyek wisata yang dibangun masyarakat ini akan terimbas rencana pembangunan Taman Safari yang sebelumnya direncanakan akan dibangun di Kalurahan Girisuko.

Kepala Padukuhan Pacar 2, Supadman, mengungkapkan, kini masyarakat tengah gencar-gencarnya bergotong-royong mengembangkan wisata alam yang ada di Kali Lemusur. Lokasi sungai ini menurutnya tidak jauh keberadaannya dari lokasi yang direncanakan akan dilakukan pembangunan Taman Safari. Ia mengakui, rencana tersebut sebetulnya sudah didiskusikan sebelum adanya rencana Taman Safari. Namun ketika mendapat kabar rencana pembangunan Taman Safari tersebut, ia bersama masyarakat semakin mantap untuk mengembangkannya.

“Jadi sudah beberapa hari ini kami pemuda dan pemudi Padukuhan Pacar 2 mendirikan tenda di sekitaran Kali Lemusur. Saat ini, malah banyak yang tanya dan pengen datang ke lokasi,” ungkapnya, Rabu (25/08/2021).

Kali Lemusur sendiri memang memiliki panorama yang indah. Meskipun pada musim kemarau, sungai tersebut menurutnya tidak pernah kering. Di tepi sungai yang berupa dataran batu, menurutnya dapat dimanfaatkan sebagai tempat bermalam menggunakan tenda. Selain itu, terdapat juga sumber mata air di pinggir sungai yang bisa dimanfaatkan oleh siapapun. Terlebih, di Gunungkidul belakangan ini sedang ngetren menghabiskan hari di sungai dengan membawa bekal sendiri.

Rencana pengembangan wisata alam tersebut kini tengah dibantu pembangunan jalan rapat beton yang total panjangnya mencapai 420 meter dan lebar 2,5 meter. Pengerjaannya saat ini telah mencapai 150 meter yang telah dikerjakan sebelum bulan puasa kemarin. Selain adanya wisata alam di Kali Lemusur, masyarakat Padukuhan Pacar 2 juga berencana menggarap bukit di samping sungai sebagai tempat pengembangan tanaman holtikultura.

“Sedang mempersiapkan buat acara besok Kamis pagi di Kali Lemusur. Rencananya pihak Disnakertrans DIY akan datang untuk mensurvei kelanjutan dana yang dibantukan membangun jalan,” sambungnya.

Sementara itu, Lurah Girisuko, Jamin Paryanto, ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia telah mendengar rencana akan adanya pembanguna Taman Safari di wilayahnya. Pemerintah kalurahan sendiri mendukung penuh inisiatif masyarakat untuk membuat obyek wisata penunjang. Dengan lokasi yang hanya berjarak kurang dari 300 meter dari calon taman safari, ia meyakini obyek wisata yang dikelola masyarakat ini akan ikut terimbas nantinya saat kebun binatang terbesar di DIY ini mulai beroperasi.

“Ke depannya untuk menambah pemasukan bagi warga dan bisa menambah perekonomian warga sekitar,” ucapnya.

Disinggung mengenai perkembangan rencana proses pembangunan Taman Safari di wilayahnya, ia menyampaikan jika saat ini belum ada koordinasi resmi untuk membahas hal tersebut.

“Kalau untuk pembebasan lahan di Kalurahan Girisuko sudah ya, tapi kurang tahu bakal nambah atau gimana, yang jelas belum ada koordinasi resmi lagi,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler