Pemerintahan
Program Vaksinasi Untuk Ibu Hamil Mulai Dilaksanakan
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan vaksinasi bagi ibu hamil. Hal ini sebagai upaya melindungi ibu dan bayi yang dikandungnya dari dampak kesehatan akibat covid19. Di Gunungkidul sendiri, sudah ada beberapa ibu yang meninggal dunia akibat covid19.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengungkapkan jika pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil telah diselenggarakan mulai bulan Agustus 2021 ini. Dalam pelaksanaannya, vaksinasi dilakukan oleh puskesmas-puskesmas yang tersebar di tiap kapanewon.
“Pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil sudah mulai berjalan di faskes Gunungkidul pada Agustus ini,” ucapnya, Rabu (25/08/2021) siang tadi.
Namun demikian, tidak semua faskes sudah melakukan vaksinasi bagi ibu hamil. Hal ini lantaran ada beberapa faskes yang masih disibukkan dengan vaksinasi dosis kedua bagi lansia dan masyarakat umum.
Pemberian vaksinasi bagi ibu hamil sendiri dilakukan melalui proses pendataan terlebih dahulu saat melakukan pemeriksaan rutin di tiap-tiap puskesmas. Nantinya, kepada mereka akan diberikan jadwal khusus untuk penyuntikan vaksin. Vaksin Sinovac dan Moderna tengah disiapkan untuk vaksinasi ini.
“Bisa Sinovac atau Moderna. Tidak ada masalah dalam ketersediannya,” sambung Dewi.
Lebih lanjut, Dewi mengungkapkan jika capaian vaksin di Gunungkidul sendiri telah mencapai lebih dari separuh dari target 70% penduduk Gunungkidul yang tervaksin. Upaya untuk mencapai target dan herd immunity terus dikejar oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul agar nantinya, penularan virus berbahaya ini bisa ditekan. Selain dari fasilitas kesehatan, saat ini berbagai pihak membantu proses vaksinasi.
Sementara itu, Bidan UPT Puskesmas Wonosari 2, Puji Rahayu, mengungkapkan jika pihaknya telah mendengar informasi terkait pelayanan vaksinasi bagi ibu hamil. Namun pihaknya belum dapat melaksanakan vaksinasi bagi ibu hamil lantaran masih banyaknya vaksinasi dosis kedua bagi masyarakat yang dilayaninya.
“Sudah mendapatkan informasinya (vaksinasi ibu hamil), tapi saat ini belum dapat dilakukan karena masih ramai vaksinasi dosis kedua untuk masyarakat umum,” jelasnya.
Setiap harinya, UPT Puskesmas Wonosari 2 melakukan pelayanan vaksinasi terhadap 200 orang sasaran. Pihaknya pun belum dapat memastikan kapan akan dilaksanakan vaksinasi bagi ibu hamil di wilayahnya.
“Masih mencari waktu untuk pelaksanaannya, karena sekarang masih ramai nanti malah banyak kerumunan, bahaya juga untuk ibu hamil,” sambungnya.
Pihaknya kini sedang melakukan pendataan terhadap ibu hamil yang akan disasar vaksinasi. Menurutnya, vaksinasi bagi ibu hamil karena lebih berisiko lebih terkena covid19 yang dapat membahayakan nyawa bayi yang dikandung dan ibu. Terlebih, sudah terdapat beberapa kasus ibu melahirkan yang meninggal positif covid19.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
