Connect with us

Pemerintahan

Tak Ada Komplain, Kualitas Beras Bantuan Dinilai Baik

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid19 serta pemberlakuan PPKM, pemerintah sempat memberikan beberapa program bantuan sosial kepada masyarakat. Salah satunya ialah bantuan sosial beras kepada 95.371 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah selesai didistribusikan pada pertengahan Agustus 2021 lalu. Dinas Sosial Gunungkidul memastikan tidak ada persoalan terkait kualitas bantuan yang diberikan. Semua beras yang diberikan disebut dalam kondisi baik dan layak.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayoga, mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul selama masa PPKM memberikan beberapa skema bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan masyarakat yang terdampak covid19. Adapun anggaran sendiri bersumber dari APBD Gunungkidul serta APBN.

Berita Lainnya  Update Persebaran Covid19 Gunungkidul, Kasus Aktif Tinggal 27, Tak Satupun Pasien Dirawat di Rumah Sakit Rujukan

Salah satu yang baru selesai diberikan adalah pendistribusian bantuan beras kepada puluhan ribu KK. Dalam prosesnya, ia memastikan tak ada masalah terkait kualitas beras yang dibagikan kepada warga penerima.

“Kami memang tidak sempat mengecek satu persatu paket bantuannya karena banyak sekali. Tapi sejauh ini tidak ada yang komplain mengenai kualitas yang diberikan, itu berarti kualitas isi bantuannya sangat baik,” ucapnya, Rabu (25/08/2021).

Beberapa bantuan sosial yang kini masih berjalan ialah Bantuan Pangan Non Tunai yang berasal dari Kemensos. Untuk skema ini, penerima bantuan di Gunungkidul sendiri mencapai 83.886 KPM yang mendapatkan bantuan barang senilai Rp. 200 ribu per bulan. Selain itu, masih ada pula Program Keluarga Harapan (PKH) juga masih berjalan dengan penerimanya sejumlah 59.297 KPM di Gunungkidul. Masing-masing penerima memperoleh bantuan dengan nominal Rp. 75 ribu sampai Rp. 250 ribu per bulan tergantung komponen tiap KPM.

Selain itu, bantuan sosial bagi warga yang isolasi mandiri terus berjalan. Dinas Sosial Gunungkidul saat ini menyediakan 2.000 paket sembako yang berasal dari anggaran Belanja Tak Terduga APBD Gunungkidul senilai Rp. 400 juta. Tiap Keluarga yang sedang menjalani isoman akan mendapatkan bantuan sembako senilai Rp. 200 ribu itu.

Berita Lainnya  Dilaporkan Hanya Rusak Ringan, Bangunan SD Kanigoro II Ternyata Hampir Ambruk

“Penyaluran bantuan sembako bagi warga yang isoman sekarang sudah 1.700 paket yang disalurkan. Kami menunggu usulan dari Kalurahan untuk penyalurannya, apabila nanti habis bisa minta kembali,” ujar Hadi.

Lebih lanjut, Hendro mengungkapkan, permintaan bantuan sembako bagi warga yang sedang isoman mengalami penurunan. Selain karena angka kasus aktif covid19 di Gunungkidul yang berangsur menurun, menurutnya juga karena adanya bantuan dari danais bagi tiap Kalurahan yang dapat dipergunakan untuk membantu warga yang isoman.

Saat ini Dinas Sosial Gunungkidul tengah melakukan perbaikan data penerima bantuan. Karena menurut Kementerian Sosial, terdapat ratusan ribu nama yang harus diperbaiki.

“Dari Kementerian Sosial ada 146 ribu nama yang harus diperbaiki datanya, sekarang sudah 76% sudah diperbaiki. Sisanya sedang dikerjakan,” pungkas dia.

Berita Lainnya  Pesanan Membludak, Sejumlah Penjahit Banting Stir Jadi Perajin Masker

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler