Pemerintahan
Cara Peternak Lele Antisipasi Serangan Jamur Saat Musim Penghujan
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selain sektor pertanian, peternak lele pun juga mewaspadai adanya serangan jamur pada musim penghujan seperti sekarang. Hal ini dikarenakan jamur yang menyerang bisa mengganggu perkembangan lele dan menyebabkan kerugian bagi para peternak lele. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi serangan jamur ini.
Ketua Koperasi Mina Mulya Maju Mandiri, Kasmanto, mengungkapkan pada musim penghujan seperti sekarang berpotensi menimbulkan serangan jamur pada ikan lele. Penyebab munculnya serangan jamur pun bermacam-macam, seperti sirkulasi air rendah, kandungan sisa pakan di kolam yang tinggi, dan lainnya. Anggota kelompok di Padukuhan Klampok, Kalurahan Kalitekuk Kapanewon Semin ini pun mewaspadai akan serangan jamur ini.
Ia menjelaskan apabila tidak segera dilakukan pencegahan yang tepat, serangan jamur dapat menyebar ke seluruh tubuh ikan lele dan menyebabkan kematian yang tentunya akan berpengaruh terhadap penurunan produksi dan kerugian yang besar.
“Musim hujan seperti sekarang yang jelas dikhawatirkan adalah serangan jamur pada lele. Dampaknya jika tidak diatasi tingkat kematian tinggi dan hasil produksi turun,” ucap Kasmanto, Senin (22/11/2021).
Gejala umum ikan lele yang terserang jamur pun dapat diketahui secara kasat mata, seperti munculnya bintik putih si sebagain tubuh ikan lele. Jika tidak ditangani, infeksi jamur tersebut dapat menyebar ke seluruh tubuh ikan lele dan dapat menyebar ke seluruh ikan yang berada di kolam. Selainitu, ikan lele yang terinfeksi jamur akan bergerak lebih lambat dari biasanya dan sering mengambang.

Untuk mencegah adanya serangan jamur di kolam lele, Kasmanto menyampaikan jika peternak di koperasinya sudah mulai melakukan berbagai pencegahan. Seperti penggunaan obat herbal yang terdiri dari dedaunan, melakukan penggantian air yang rutin, dan pemberian pakan yang dikurangi daripada sebelumnya untuk menghindari penumpukan sisa makanan di kolam yang dapat memicu berkembangnya jamur.
“Antisipasi sekarang menggunakan obat herbal, seperti dedaunan pepaya, daun insulin, tumbuhan kolo kopok, buah pace, di tumbuk dan dikasih garam,” sambungnya.
Ia menyampaikan jika saat ini jumlah kolam peternak lele di koperasinya sudah mencapai 110 kolam yang tersentral. Ia menekankan bagi peternak lele lainnya, yang terpenting dalam mencegah munculnya serangan jamur ialah dengan memperhatikan kondisi dan kualitas air di kolam.
“Dulu sudah pernah terjadi (serangan jamur) dan seterusnya pasti ada, yang penting kita baik saja dalam pengaturan dan perlakuan air kolam,” tutup dia.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
