fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Cara Peternak Lele Antisipasi Serangan Jamur Saat Musim Penghujan

Published

on

Semin,(pidjar.com)–Selain sektor pertanian, peternak lele pun juga mewaspadai adanya serangan jamur pada musim penghujan seperti sekarang. Hal ini dikarenakan jamur yang menyerang bisa mengganggu perkembangan lele dan menyebabkan kerugian bagi para peternak lele. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi serangan jamur ini.

Ketua Koperasi Mina Mulya Maju Mandiri, Kasmanto, mengungkapkan pada musim penghujan seperti sekarang berpotensi menimbulkan serangan jamur pada ikan lele. Penyebab munculnya serangan jamur pun bermacam-macam, seperti sirkulasi air rendah, kandungan sisa pakan di kolam yang tinggi, dan lainnya. Anggota kelompok di Padukuhan Klampok, Kalurahan Kalitekuk Kapanewon Semin ini pun mewaspadai akan serangan jamur ini.

Ia menjelaskan apabila tidak segera dilakukan pencegahan yang tepat, serangan jamur dapat menyebar ke seluruh tubuh ikan lele dan menyebabkan kematian yang tentunya akan berpengaruh terhadap penurunan produksi dan kerugian yang besar.

“Musim hujan seperti sekarang yang jelas dikhawatirkan adalah serangan jamur pada lele. Dampaknya jika tidak diatasi tingkat kematian tinggi dan hasil produksi turun,” ucap Kasmanto, Senin (22/11/2021).

Gejala umum ikan lele yang terserang jamur pun dapat diketahui secara kasat mata, seperti munculnya bintik putih si sebagain tubuh ikan lele. Jika tidak ditangani, infeksi jamur tersebut dapat menyebar ke seluruh tubuh ikan lele dan dapat menyebar ke seluruh ikan yang berada di kolam. Selainitu, ikan lele yang terinfeksi jamur akan bergerak lebih lambat dari biasanya dan sering mengambang.

Untuk mencegah adanya serangan jamur di kolam lele, Kasmanto menyampaikan jika peternak di koperasinya sudah mulai melakukan berbagai pencegahan. Seperti penggunaan obat herbal yang terdiri dari dedaunan, melakukan penggantian air yang rutin, dan pemberian pakan yang dikurangi daripada sebelumnya untuk menghindari penumpukan sisa makanan di kolam yang dapat memicu berkembangnya jamur.

“Antisipasi sekarang menggunakan obat herbal, seperti dedaunan pepaya, daun insulin, tumbuhan kolo kopok, buah pace, di tumbuk dan dikasih garam,” sambungnya.

Ia menyampaikan jika saat ini jumlah kolam peternak lele di koperasinya sudah mencapai 110 kolam yang tersentral. Ia menekankan bagi peternak lele lainnya, yang terpenting dalam mencegah munculnya serangan jamur ialah dengan memperhatikan kondisi dan kualitas air di kolam.

“Dulu sudah pernah terjadi (serangan jamur) dan seterusnya pasti ada, yang penting kita baik saja dalam pengaturan dan perlakuan air kolam,” tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler