Connect with us

Sosial

Catatan Revalidasi Geopark Gunungsewu, Pengelola Goa Pindul Dinilai Tak Perhatikan Konservasi

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–General Manager (GM), Geopark Gunungsewu, Budi Martono menyebut geosite yang dijadikan kawasan wisata, Goa Pindul saat ini masih belum memperhatikan konservasi. Pihaknya khawatir dengan tidak adanya konservasi di kawasan tersebut nantinya akan berdampak pada kerusakan alam.

“Goa Pindul secara pengelolaan belum memperhatikan konservasinya,” kata Budi saat mengikuti kegiatan di Bangsal Sewoko Projo, Kamis (25/07/2019) kemarin.

Nantinya, lanjut Budi dengan tidak diperhatikannya konservasi di kawasan geosite tersebut akan semakin menjauhkan Goa Pindul sebagai kawasan wisata geotourism. Geotourism sendiri merupakan konsep wisata dengan cara menjual pemandangan bentang alam yang dimiliki.

“Harus hati-hati dalam konservasinya, contoh goa pindul, pindul itu sebenarnya bukan geotourism di geopark tetapi kita akan melakukan pendekatan kalau kasus pindul seperti itu diteruskan nantinya akan rusak,” ucap Budi.

Lanjut Budi, dirinya mencontohkan kawasan geosite yang saat ini telah memperhatkan konservasi adalah obyek wisata Kali Suci. Menurutnya dengan adanya kebijakan dari pengelola yang telah konsisten telah membatasi jumlah wisatawan menjadi salah satu contoh menjaga alam lingkungan.

“Konsep geopark tidak berhenti sampai disini pariwisata yang dikelalola harus memperhatikan konservasinya, pengelolaan sampah, dan pemberdayaan masyarakatnya. Tetapi saya yakin pengelola Goa pindul bisa melakukan konservasi, karena jika sampai rusak pasti mereka kehilangan wisatawan,” imbuhnya.

Walaupun masih belum sempurna dalam pengelolaan geopark dirinya yakin Geopark Gunungsewu masih akan mengantongi Green Card dari UNESCO, walaupun dengan beberapa catatan. Adapun catatan tersebut diantaranya masih kurangnya promosi berupa booklet di pusat informasi Ngingrong, lalu disekolah-sekolah dan rumah makan.

Berita Lainnya  Tunggu Persetujuan Pendanaan, 8 Pasar Tradisional Ini Akan Dipasangi Fasilitas Internet Gratis

“Hal tersebut masalah kecil namun itu adalah bentuk sosialisasi,” ungkapnya.

Pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada bupati Gunungkidul untuk segera ditindak lanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengenai beberapa temuan tersebut. Diharapkan, segala kekurangan yang ada lambat laun segera teratasi dan menjadi hal positif bagi kemajuan Gunungkidul.

Sementara itu BUpati Gunungkidul, Badingah berharap setelah dilakukan revalidasi selama 3 hari ini Geopark Gunungsewu mendapatkan green card. Pihaknya juga telah mengusahakan secara optimal.

“Konsep geopark sudah kita lakukan edukasi ada, pelestarian lingkungan ada, pertumbuhan ekonomi juga sudah dirasakan pertumbuhannya,” katanya.

Saat disinggung mengenai belum pahamnya masyarakat terkait dengan konservasi alam, ia menuturkan hal tersebut akan dibenahi perlahan-lahan. Dirinya sangat optimis masyarakat Gunungkidul bisa saling bergotongroyong menjaga alam dan lingkungan.

Berita Lainnya  Ruang Kelas Rusak, Siswa SDN 1 Kepek Harus Belajar di Mushala 

“Nanti sambil jalan kita benahi tentunya sebagaimana yang kita harapkan juga sulit. Apalagi untuk pindul saat mulainya sudah seperti itu, ya nanti akan kita benahi perlahan-lahan,” katanya.

Terpisah, satu diantara Assesor dari UNESCO, Arthur Agostinho De Abreu mengatakan kawasan Geopark Gunungsewu sangat fantastik dirinya bisa merasakan udara segar seperti parfum dan mendapatkan pengalaman dari penduduk sekitar.

“Ketika kami datang ke Yogyakarta Internasional Airport kenapa tidak diberikan referensi ke Geopark Gunungsewu karena ini sangat penting untuk mereka merasakan fantastiknya geopark gunungsewu. akar masyarakat luar seperti kami bisa merasakan udara yang segar seperti parfum, dan mereka bisa melihat pemandangan alam dan mereka bisa merasakan bagaimana orang-orang disini hidup itu pengalaman yang fantastic, itulah yang kami inginkan,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Friksi Panas di DPRD Gunungkidul Berkaitan Rencana Reses Beranggaran Miliaran di Tengah Darurat Corona

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler