fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Cegah Anthrak, Ribuan Ekor Sapi di Gunungkidul Telah Divaksin

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul memastikan 4.951 hewan ternak telah divaksin. Vaksinasi tahap lima ini bertujuan untuk mengendalikan sebaran anthrak yang beberapa tahun lalu sempat meresahkan para peternak di Gunungkidul.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu mengatakan, vaksinasi tahap lima ini menyasar 1.265 ekor sapi, 3.663 ekor kambing dan 22 ekor domba. Adapun wilayah yang disasar vaksinasi yakni di Kapanewon Karangmojo, Ponjong dan Rongkop.

“Semua hewan ternak di Gunungkidul sudah tervaksinasi, ada 116 petugas yang turun ke lapangan untuk vaksinasi,” papar Bambang, Jumat (16/04/2021).

Bambang menambahkan, populasi ternak sapi di 2020 lalu mencapai 154.423 ekor sedangkan kambing mencapai 196.050 ekor. Vaksinasi ini dilaksanakan sejak tahun 2019.

“Sejauh ini memang kejadian anthrak sudah zero kasus, harapannya virus ini tidak terulang lagi mengingat Gunungkidul merupakan gudang ternak di DIY, apa yang terjadi melumpuhkan perekonomian petani,” jelas Bambang.

Sementara itu, Kamis (15/04/2021) 19.30 WIB malam kemarin sekitar pukul 19.30 WIB dua ekor sapi limosin milik Jumbadi (60) warga Klepu (02/01), Nglegi, Patuk mati mendadak. Kedua sapi tersebut dalam keadaan hamil. Sehingga merugiab Jumbadi mencapai Rp. 40juta.

“Untuk kasus kematian sapi di Patuk semalam mati akibat keracunan,” tandas Bambang.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler