fbpx
Connect with us

Peristiwa

Dampak Angin Kencang di Gunungkidul, Ratusan Bangunan Rusak dan 2 Orang Luka-luka

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul pada Rabu (03/01/2024) siang kemarin mengakibatkan 229 rumah rusak dan beberapa bangunan fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Dilaporkan ada 2 orang mengalami luka-luka dan 1 orang meninggal dunia saat kejadian angin kencang tersebut. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul masih melakukan assesment dan membantu penanganan di sejumlah lokasi terdampak bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan data yang berhasil dihimpun oleh petugas di lapangan, total ada 262 titik terdampak angin kencang yang terjadi di wilayah Gunungkidul. Rinciannya yaitu, 229 rumah mengalami kerusakan utamanya di bagian atap bahkan ada beberapa rumah yang dilaporkan roboh. Kemudian ada 3 fasilitas pendidikan rusak, 10 titik jalan, 2 masjid, 5 kios atau warung, 7 tiang listrik rusak, dan 6 kandang rusak ringan hingga berat.

Berita Lainnya  Kisah Pilu Pegiat Kanker Ngadiyono, Dua Lengan Diamputasi Hingga Dapati Bayinya Terserang Kanker Ginjal

“Hingga siang tadi petugas masih melakukan assesment di lapangan. Untuk lokasi terdampak ini sudah tertangani baik gotong royong oleh warga maupun dibantu oleh tim dan relawan,” kata Purwono, Kamis (04/01/2024).

Adapun lokasi terdampak bencana itu tersebar di 13 kecamatan. Yang mana lokasi terbanyak yaitu di Karangmojo, Nglipar, Patuk, Gedangsari, Paliyan dan beberapa hanya terlaporkan kerusakan-kerusakan kecil di sejumlah titik saja.

Selain bangunan, ada 3 orang yang menjadi korban dalam peristiwa kemarin diantaranya Suryadi warga Sepat, Kalurahan Ngoro-oro yang mengalami luka patah tulang kaki usai tertimpa reruntuhan bangunan Joglo Pasar Tawang Kalurahan Ngoro-oro. Saat ini dirinya masih dirawat di rumah sakit. Ada pula Budi Priyatno yang mengalami luka ringan.

Berita Lainnya  Pesanan Membludak, Sejumlah Penjahit Banting Stir Jadi Perajin Masker

“Ada 1 orang meninggal dunia yaitu Karnoto warga Mojosari, Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari,” sambungnya.

Penanganan sendiri terus dilakukan oleh petugas. Pagi tadi BPBD juga menyalurkan bantuan logistik di titik-titik terdampak bencana. Adapun penyerahan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Lokasi penyerahan siang tadi diantaranya Karangmojo, Ngawen, Semin dan Semanu.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat umum untuk waspada dan berhati-hati. Sebab hujan deras dan angin kencang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Himbauannya untuk tetap berhati-hati dan waspada saat beraktifitas utamanya saat terjadi angin kencang dan hujan,” jelas dia.

Sementara itu, Panewu Tanjungsari, Widiyastuti membenarkan bila ada warganya yang meninggal dunia setelah kejadian angin kencang kemarin siang hingga sore hari. Saat itu, Karnoto (72) sedang manggul meja untuk jualan di area GOR Hargosari. Dikarenakan angin kencang, meja yang ia panggul tersebut membalik sehingga mengakibatkan lansia tersebut terjatuh.

Berita Lainnya  Polri Ingatkan Hoax Tidak Akan Jadi Ancaman Bila Dibaca Rasional

“Sempat dilarikan ke rumah sakit namun kemudian dinyatakan meninggal dunia. Saat ini kami sedang proses pengajuan bantuan untuk keluarga korban terkait kejadian ini,” ujar Panewu Tanjungsari.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler