fbpx
Connect with us

Peristiwa

Dampak Puting Beliung Terjadi Hingga 2 Kalurahan, Ratusan Rumah Rusak, 2 Warga Luka Serius

Diterbitkan

pada

Paliyan, (pidjar.com)–Ratusan rumah mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung yang terjadi di Kalurahan Mulusan dan Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan pada Jumat (11/03/2022) sore kemarin. Dampak terparah sendiri terjadi di Kalurahan Mulusan dengan dampak kerusakan terjadi di 4 padukuhan. Sementara untuk Kalurahan Karangasem, puting beliung hanya merusak rumah warga di 1 padukuhan. Selain kerusakan rumah, puting beliung juga melukai 2 orang di mana 1 orang diantaranya harus dilarikan ke RSUD Wonosari lantaran lukanya cukup serius.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Agus Wibowo, menyampaikan, dari pendataan yang dilakukan oleh pihaknya, sedikitnya sebanyak 170 Keluarga yang terdampak dengan jumlah jiwa sebanyak 654 jiwa. Jumlah rumah yang mengalami kerusakan tercatat sebanyak 105 rumah dengan rincian 83 rumah rusak ringan dan 12 rumah rusak berat.

“Kalau fasilitas umum yang mengalami kerusakan ada sebuah TK, Gardu, dan sebuah Pondok Pesantren,” terang Agus, Sabtu (12/03/2022).

Berdasarkan data dari pihak kepolisian, tercatat ada 167 rumah milik warga yang mengalami kerusakan. Adapun dampak kerusakan adalah di Kalurahan Mulusan dan Karangasem. Untuk Kalurahan Mulusan, ada 4 padukuhan yang terdampak puting beliung dengan 2 diantaranya mengalami dampak paling parah.

Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto memaparkan, untuk dampak kerusakan di Kalurahan Mulusan adalah di Padukuhan Karangsari dengan 67 rumah mengalami kerusakan. Di Padukuhan Mulusam ada 7 rumah rusak dengan 1 orang warga mengalami luka. Untuk Padukuhan Kenteng, ada 83 rumah yang rusak dan 1 orang terluka.

Berita Lainnya  Rayu Siswi SMP, Oknum Ketua RT Disidang Warga

“Sementara di Padukuhan Watugilang A, ada 2 rumah warga yang rusak,” papar Suryanto.

Sementara itu, dampak puting beliung juga sampai ke Kalurahan Karangasem. Namun begitu, untuk kerusakan yang terjadi sendiri relatif cukup ringan jika dibandingkan dengan dampak di Kalurahan Mulusan. Menurut Suryanto, di Kalurahan Karangasem, kerusakan hanya terjadi di Padukuhan Lemahbang dengan 8 rumah warga rusak.

“Saat ini, penanganan telah dilakukan oleh petugas gabungan, warga dan relawan. Termasuk diantaranya selain pembersihan material juga pembuatan dapur umum serta posko,” papar dia.

Lurah Mulusan, Supodo, menyampaikan dalam laporan yang ia terima, terdapat dua warga yang mengalami luka akibat bencana angin puting beliung di wilayahnya. Adapun saat ini seorang warga tersebut sedang menjalani perawatan di RSUD Wonosari dan seorang warga lainnya menjalani perawatan di rumahnya.

“Dari dua warga itu yang satu terluka pas kejadian angin kencang dan satunya setelah kejadian,” ucapnya.

Ia merinci, seorang warga bernama Karmi warga RT 08 Padukuhan Kenteng mengalami luka serius di kepalanya. Sebagian kulit kepalanya mengelupas akibat tertimpa kayu atap rumahnya. Diketahui, saat kejadian warga tersebut sedang duduk di teras rumah kemudian tertimpa kayu dari atap rumah akibat diterjang angin kencang. Sementara itu, seorang warga lainnya bernama Hartono, warga Padukuhan Mulusan mengalami luka patah tangan kanan akibat terpeleset ketika membantu tetangganya setelah kejadian angin kencang.

Berita Lainnya  Tabrakan dengan Mobil di Jalan Jogja-Wonosari, Perempuan 18 Tahun Meninggal Dunia

“Yang luka di kepala itu sekarang dirawat di RSUD Wonosari, kemarin dapat kabar kalau kondisinya baik. Kalau yang patah tangan itu dirawat di rumah, tapi sudah dibawa ke Sangkal Putung,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sebanyak empat Padukuhan tercatat terdampak angin kencang. Ia merinci, adapun padukuhan tersebut ialah Mulusan, Karangmiri, Kenteng, dan Watu Gilang A. Sebanyak dua Padukuhan yaitu Karangmiri dan Kenteng dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup berat. Ia menjelaskan, kerusakan paling banyak terjadi pada bagian genteng rumah warga. Dari perhitungan yang dilakukan, rata-rata setiap rumah mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler